Satu Hari Tidak Keluar Berjualan, Pedagang Kue Putu Ditemukan Tewas di Dalam Rumahnya

0
535
Kasatreskrim Polres Prabumulih, AKP Eryadi saat melakukan identifikasi korban tewas yakni, Nasrudin alias Pak Putu (48) warga Jalan Soksi Rt 01 Rw 02 Kelurahan Dusun Prabumulih Kecamatan Prabumulih Barat, Selasa (24/10) sore sekitar pukul 15.30 WIB. Diduga korban tewas karena mengidap penyakit kronis.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Warga Jalan Soksi Rt 01 Rw 02 Kelurahan Dusun Prabumulih Kecamatan Prabumulih Barat, Selasa (24/10) sore sekitar pukul 15.30 WIB mendadak heboh. Pasalnya, salah satu warganya yakni, Nasrudin alias Pak Putu (48) ditemukan sudah menjadi mayat. Hasil sementara investigasi Tim Identifikasi Reskrim Polres Prabumulih, tidak ditemukan bekas luka disekitar tubuh warga asal Brebes, Jawa Tengah ini. Diduga korban tewas karena mengidap penyakit kronis.

Informasi yang diterima dilapangan, korban pertama kali ditemukan oleh warga sudah meninggal dunia. Diperkirakan korban sudah meninggal lebih dari 24 jam karena sudah mengeluarkan bau busuk dan menyengat hidung. Saat ditemukan posisi bapak satu anak ini dalam keadaan terlentang diatas kasurnya dan masih berpakaian lengkap celana panjang warna coklat dan memakai baju kaos warna putih, serta dari mulutnya mengeluarkan darah.

“Aku itu dapet telpon dari anak Pak Putu (panggilan akrab korban) di Brebes, minta jinggoke (melihat, red) bapaknyo kareno sudah satu hari hp nya tidak aktif ketika dihubungi. Karena katek (tidak, red) jawaban saat digedor pintu rumahnyo, aku langsung ngenjok tahu Ketua RT setempat. Setelah pintu rumahnyo berhasil dibuka, dia la dak benyawo lagi dengan posisi terlentang dipucuk kasurnyo,” sebut Dasrini (30) yang merupakan teman anak korban, saat dibincangi usai dimintai keterangan oleh petugas.

Menurut warga yang tinggal di Jalan Kebun Duren Rt 01 Rw 03 Kelurahan Prabumulih ini, korban sudah menetap tinggal didaerah tersebut hampir satu tahun dan sehari-hari berjualan kue putu keliling. Terakhir pada Senin (22/10) sekitar pukul 09.00 WIB kemarin, korban masih terlihat oleh tetangganya sedang mencuci pakaian dan setelah itu masuk rumah dan tidak keluar lagi hingga ditemukan sudah menjadi mayat.

“Beliau (korban) sudah satu tahun tinggal disitu, dan kesehariannya berjualan kue putu keliling. Dio dewean tinggal dirumah itu, bini samo satu putrinyo tinggal di Brebes. Diduga saket pak, karena dari mulut keluar darah dan badan serta wajah bengkak-bengkak,” tandasnya, seraya menambahkan dirinya ditemani tetangga korban yaitu, Rina Ayu Diah (48) saat mendatangi rumah korban.

Sementara itu, Marnawan (47) Ketua RT setempat mengatakan, usai mendapat laporan warganya ia kemudian mencoba mengetuk kembali pintu depan rumahnya. Selanjutnya karena tak ada jawaban, dirinya berusaha membuka pintu depan dengan cara tangannya dimasukkan melalui kaca nako, dan menarik gerendel pintu tersebut.

“Pada saat pintu sudah dibuka terlihat korban dalam keadaan terlentang dan dari tubuhnya sudah mengeluarkan bau busuk serta dari mulutnya keluar darah, kemudian kami langsung menghubungi polisi. Memang riwayat penyakitnya, korban pernah operasi hernia dan mengidap penyakit maag kronis,” terang Ketua RT 01.

Terpisah, Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasatreskrim, AKP Eryadi kepada wartawan membenarkan penemuan mayat seorang laki-laki paruh baya di dalam rumahnya. Dikatakannya, korban meninggal diduga karena mengidap penyakit karena disekitar tubuh korban tidak ditemukan bekas luka penganiayaan.

“Diduga karena sakit yang diidapnya, itu dilihat dari kondisi badan dan muka korban yang bengkak dan dari mulutnya keluar darah. Saat ditemukan sudah dalam kondisi terlentang dan berpakaian lengkap, diduga korban tewas sudah satu hari lamanya,” jelas Kasatreskrim.

Laporan : Donny
Posting : Andre