Satu dari Tiga Penodongan Sepeda Motor Diringkus Polisi

0
194

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Diduga ikut terlibat dalam kasus penodongan dan perampasan sepeda motor yang dialami oleh korban Ami Yudistira (23), warga Jalan Gotong Royong Kelurahan Demang Lebar Daun Kecamatan Ilir Barat (IB) I, Palembang, yang terjadi beberapa waktu yang lalu, akhirnya satu dari tiga tersangka berhasil diringkus.

Theo Rahmad Tama (23), warga Jalan Irigasi Pakjo Kecamatan IB I, Palembang terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian dan harus mendekam di sel tahanan Polresta Palembang. Ia diamankan saat berada di kediamannya, Senin (9/10/2017) lalu.

Informasi yang dihimpun, peristiwa tersebut berawal saat Theo berkumpul bersama temannya Deni dan Rio yang hingga saat ini masih buron. Saat korban tengah melintas di Jalan Inspektur Marzuki tepatnya di dekat Rumah Tahanan (Rutan) Pakjo. Rio berpura-pura menabrak Ami hingga terjatuh dan mengalami luka.

Usai kejadian, Rio berpur‎a-pura mengajak Ami untuk berobat, dan tanpa diduga disana sudah menunggu tersangka Deni dan Theo. Disanalah, Ami dipukuli dan diancam menggunakan sebilah pisau. Karena khawatir nyawanya telah terancam, Ami pun langsung menyerahkan sepeda motor Honda Verza miliknya.

Dari pengakuan Theo dirinya mengaku, memang ikut dalam perampasan sepeda motor tersebut. Namun ia mengaku saat itu dijebak oleh temannya Deni. “Saya hanya diajak Pak, saya tidak ngapa-ngapain Pak, mereka berdua itu yang memukuli korban,” katanya usai gelar tersangka, Rabu (11/10/017).

Theo juga mengatakan, seusai aksinya gerombolannya tersebut, sepeda motor hasil curian itu tidak dijual melainkan dikembalikan lagi kepada korban. Hal itulah yang membuat Theo kebingungan, kenapa ia kembali ditahan, padahal motornya sudah dikembalikan, dan kasusnya sudah terjadi sekitar lima bulan yang lalu.

“Saya ini dijebak Pak. Motornya sudah saya kembalikan. Katanya kalau motor dikembalikan saya tidak ditangkap, tapi ini malah ditahan,” keluhnya.

Sementara Kasat Reskrim Polrest Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, ‎tersangka ditangkap karena terlibat dalam kasus perampasan sepeda motor lima bulan lalu. Selain tersangka turut pula diamankan barang bukti sepeda motor Honda Verza yang merupakan milik korban.

“Kita masih dalami dulu kasus ini dan dikembangkan lebih lanjut guna menangkap temannya yang masih buron. Atas perbuatannya tersangka dikenakan pasal 365 KUHP,” tegasnya.

Laporan : Mella
Editor : Imam Ghazali
Posting : Andre