Satpol PP Bangka Stop Penggalian Tanah Merah

216

Sumateranews.co.id, BANGKA-Mendapat info dari masyarakat bahwa adanya pengerukan/penggalian Tanah Merah di kawasan Hutan Produksi Areal PT Inhutani V, Jalan Matras Lama Sungailiat. Tim Satpol PP Kabupaten Bangka mendatangi lokasi pengerukan Tanah Merah tersebut, Jumat sore (2/8/2019).

Kasat Polisi Pamong Praja (Pol PP) melalui Kabid Penegak Perundang-undangan Akhmad Suherman mengungkapkan setelah mendapat info dari masyarakat tersebut, pihaknya langsung menuju lokasi. Sesampai di lokasi ternyata memang betul aktivitas tersebut, tetapi alat yang dipergunakan sudah tidak ada lagi di lokasi alias sudah lari duluan.

“Memang hal ini bukan Perda (Peraturan Daerah) lagi yang dilanggarkan tetapi sudah melanggar Undang-undang. Kalau melanggar Perda itu dikenakan denda atau kurungan tetapi kalau undang-undang itu pastilah berat ancaman hukumannya,” ujarnya.

Dikatakan, Pol PP masuk dalam pengawasan dan hanya sebatas Perda. Tetapi kalau Inhutani lebih khusus atau lebih intern dalam mengawasi maupun mengontrol wilayahnya.

“Apalagi menurut infonya bahwa Tanah Merah tersebut dijual untuk proyek Pemda (Pemerintah Daerah). Masak mengambil tanah yang tidak ada izinnya, seperti membayar galian C ataupun semacamnya. Sesuai dengan kewenangan Pol PP, kita akan stop aktivitas tersebut,” tegasnya.

Dia berharap, janganlah tanah ini dirusak dengan pertambangan maupun penggalian ilegal. “Kalau ada izinnya, yah silakan. Tetapi kalau aktivitas ini tidak ada izinnya, maka akan kami stop,” tandasnya.

Laporan           : Suyanto

Editor/Posting  : Imam Ghazali

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here