Satgas TMMD Ke-130 Bersama Warga Genjot Penyelesaian Pemasangan Talud Penahan Tanah

OKU TIMUR,— Semangat kebersamaan tak surut di hari keempat pelaksanaan Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Ke-130 Tahun Anggaran 2026. Satuan Tugas Kodim 0403/OKU terus mempercepat penyelesaian pemasangan talud penahan tanah di ruas jalan utama Desa Mangulak, Kecamatan Madang Suku I, Kabupaten OKU Timur. Bekerja bahu-membahu bersama warga setempat, para prajurit terlihat aktif mengangkut dan mendorong material berupa batu alam besar, adukan semen, serta pasir menggunakan kereta dorong, memastikan setiap bahan bangunan tiba tepat di lokasi pemasangan agar pekerjaan berjalan lancar tanpa hambatan. Jumat (16 Oktober 2026).

Terlihat jelas di lokasi kegiatan, personel Satgas dan warga menyatu dalam kerja keras. Sebagian mengangkat batu besar ke atas kereta sorong, sebagian lain mendorongnya menuju titik pemasangan, sementara yang lainnya segera menyusun batu tersebut menjadi dinding talud yang kokoh dan rapi. Tidak ada sekat di antara mereka seragam loreng bercampur dengan pakaian warga, saling bantu mengangkat beban, saling menyapa di sela-sela kesibukan, dan bergantian memastikan material terus mengalir ke sepanjang jalur pembangunan. Meski cuaca siang terasa cukup panas, semangat gotong royong justru semakin membara, menciptakan suasana kekeluargaan yang hangat dan menyentuh hati.

Berdasarkan laporan perkembangan kegiatan hingga pukul 16.00 WIB, pemasangan talud penahan tanah di sisi kiri dan kanan jalan yang direncanakan sepanjang 458 meter telah mencapai kemajuan 39 persen, naik 1 persen dari hari sebelumnya. Peningkatan ini menunjukkan bahwa percepatan yang dilakukan membuahkan hasil nyata, seiring dengan bertambahnya jumlah warga yang ikut terlibat, dari 20 orang menjadi 35 orang setiap harinya.

Dansatgas TMMD Ke-130 Kodim 0403/OKU, Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., menyampaikan bahwa kecepatan penyelesaian tidak lepas dari kerja sama yang erat antara personel dan masyarakat.
“Kami tidak bekerja sendirian. Kehadiran warga yang bahu-membahu mendorong material, mengangkat batu, dan menyusunnya bersama kami adalah kunci utama kemajuan yang kami raih saat ini. Talud ini bukan sekadar tembok batu, melainkan pelindung jalan yang akan dinikmati warga selama bertahun-tahun ke depan. Semakin bersatu kita bekerja, semakin cepat pekerjaan selesai, dan semakin kokoh pula ikatan persaudaraan kita. Terima kasih kepada seluruh warga yang telah turun langsung ke lapangan inilah semangat TMMD yang sesungguhnya,” ujar Letkol Arh Yusuf Winarno.

Pembangunan talud ini direncanakan sepanjang 299 meter di setiap sisi jalan dengan tinggi 1 meter, sehingga total keseluruhan mencapai 458 meter. Fungsinya sangat vital: menahan tanah agar tidak longsor ke badan jalan, menjaga kestabilan struktur jalan, serta memberikan kenyamanan dan keselamatan berlalu lintas bagi warga yang setiap hari melintas di jalur tersebut. Pekerjaan terus ditingkatkan intensitasnya dengan dukungan alat angkut serta peralatan kerja yang memadai, agar target penyelesaian dapat dicapai tepat waktu dengan kualitas terbaik.

Warga yang turut bekerja pun mengaku senang dapat berkontribusi langsung, menyadari bahwa jalan yang sedang dibangun adalah milik mereka sendiri. Semangat saling membantu ini diharapkan terus terjaga hingga seluruh pekerjaan selesai, sehingga Desa Mangulak memiliki jalan yang kuat, aman, dan membanggakan.(*)

Pos terkait