Sakit Hati Cintanya Diputus, Buruh Ini Ancam Sebarkan Lagi Foto Bugil Mantan Pacarnya ke Medsos

0
975

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Tak rela cintanya dicampakkan begitu saja, seorang buruh bangunan yakni, Hendra (29) warga Jalan Gurati 2 nomor 60 RT 03 RW 03 Kelurahan Prabujaya Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih, nekat menyebar foto serta video bugil pacarnya berinisial DA (32) ke sejumlah akun media social facebook temannya.
Bahkan tak sampai disitu, pelaku yang sudah pernah menikah ini terus mengancam akan menyebarkan kembali foto dan video saat mereka berhubungan intim ke dunia medsos lainnya, jika permintaannya berupa uang sebesar Rp 5 juta tidak dipenuhi korban. Kasus ranah ITE ini terungkap setelah pelaku berhasil diamankan petugas Buser Polres Prabumulih, pada Selasa malam (1/08) sekitar pukul 23.45 WIB kemarin, di depan Pempek Wa’yang Jalan Angkatan 45 Kelurahan Gunung Ibul Prabumulih Timur.
Tersangka ditangkap tak lama setelah petugas menerima laporan korban. Menurut korban yang juga pernah menikah ini, dirinya diancam pelaku akan menyebarkan kembali foto bugil yang sempat diambil pelaku semasa mereka pacaran. Apabila tuntutan pelaku yang meminta uang sebesar Rp 5 juta tidak dituruti korban. Awalnya pelaku memeras korban meminta uang Rp 2 juta, namun tak lama kemudian menuntut minta dinaikkan menjadi Rp 5 juta.
“Tapi oleh korban hanya dituruti sebesar Rp 400 ribu dan setelah uang itu diserahkan korban, pelakunya langsung kita ringkus,” ujar Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Eryadi Yuswanto SH, Kamis siang (3/08).
Menurut Eryadi, dari tangan pelaku pihaknya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti berupa 1 unit handphone merk Evercross putih milik pelaku yang sering digunakan menyebar video dan foto, 1 unit handphone Nokia warna biru dan uang tunai sebesar Rp 400 ribu.
Dikatakannya, pelaku diringkus setelah pihaknya menerima laporan korban DA dengan nomor laporan LP/B-205/VIII/SS/RES PBM. Dalam laporannya, DA mengaku diperas mantan pacarnya dengan cara mengirimkan foto dan video telanjang ke sejumlah teman korban.
“Bila korban tidak memberi uang Rp 5 juta maka foto itu akan terus disebarkan pelaku,” jelas Kasat Reskrim.
Petugas pun meminta korban memenuhi tuntutannya, dan menjebak pelaku. Tak membutuhkan lama, pelaku kemudian mengajak korban bertemu di depan warung pempek Wa’yang Jalan Angkatan 45 Gunung Ibul. Korban sempat meminta handphone pelaku dan menghapus foto serta video dengan memberikan uang Rp 400 ribu.
Sementara di hadapan petugas, pelaku mengakui perbuatannya. Menurut ia, dirinya sangat mencintai korban dan merasa sakit hati setelah diputus korban. Pelaku menduga, mantan pacarnya itu telah merajut asmara dengan pria lain.
“Saya sakit hati makanya saya sebar foto dan video kami ketika melakukan hubungan intim saat pacaran dulu ke inbox facebook teman-temannya, biar dia malu dan kembali ke saya,” cerita pelaku.
Namun bukannya memilih dan kembali ke pelukan pelaku, korban DA malah cuek dan tidak mempedulikan dirinya lagi sehingga timbullah niatnya untuk memeras korban dengan cara menyebarkan foto bugil serta video hubungan intim semasa keduanya berpacaran.
“Sudah dua kali kami melakukan hubungan badan, pas yang kedua saya rekam. Rekaman itu yang saya sebar,” imbuhnya.
Sementara itu, masih dikatakan Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto SH, akibat tindakan pelaku dirinya terancam pasal 27 Undang-Undang ITE dan pasal 368 KUHP tentang pemerasan dengan ancaman diatas 12 tahun penjara.
“Pelaku saat ini masih kita periksa, pelaku akan dijerat pasal 27 UU RI No 19/2016 tentang perubahan UU RI No 11/2008 tentang ITE, dan atau pasal 368 KUHP tentang Pemerasan ancamannya diatas 12 tahun penjara,” tukasnya.
Laporan : Fadli
Editor : Donny
Posting : Andre