Saat Ngapel, Pelaku Bajing Loncat Dibekuk

0
352

Sumateranews.co.id, INDRALAYA- Jajaran Unit Reskrim Polsek Pemulutan Ogan Ilir dipimpin Kapolsek AKP Helmi Ardiansyah SH dan Kanit Reskrim Bripka Zulkarnaen Afiananta ST MSi, berhasil membekuk satu dari tiga orang kawanan pelaku bajing loncat yang terakhir kali beraksi pada Jumat siang (16/7) lalu, di Jalan Lintas Palembang-Inderalaya Desa Muara Dua Kecamatan Pemulutan Kabupaten OI.

Dari aksi bajing loncat itu, komplotan pelaku berhasil mengambil sebanyak dua dus rokok merk gudang garam merah senilai Rp 17 juta lebih dari mobil truk ekspedisi yang disopiri korban Riyanto (36), warga Jalan Gunung Terang Kelurahan Sekip Jaya Palembang.

Tersangka yakni Ahmad Fauzi alias Kinoi (19), warga Desa Ibul Besar Dua Pemulutan.

Ia dibekuk Polisi pada Senin malam (24/7) pukul 21.00, saat berada di rumah pacarnya di Desa Ibul Besar Tiga Kecamatan Pemulutan Kabupaten OI.

Saat dibekuk, tidak ada perlawanan dari pria yang kesehariannya tak memiliki pekerjaan tetap ini.

Kapolsek Pemulutan AKP Helmy Ardiansyah SH didampingi Kanit Reskrim Bripka Zulkarnain AF mengungkapkan, penangkapan tersangka berawal dari pengembangan yang dilakukan oleh pihaknya terhadap dua orang rekan tersangka yakni Rizki dan Syarifuddin yang telah tertangkap lebih dulu dan kini sedang menjalani masa hukuman.

Lanjut Kapolsek, anggotanya mengetahui keberadaan pelaku yang pada malam itu tengah berada di salah satu rumah warga di Desa Ibul Besar Tiga Pemulutan.

Ternyata, benar tersangka pelaku bajing loncat Ahmad Fauzi alias Kinoi saat itu sedang berada di rumah warga yang diketahui merupakan rumah pacarnya.

“Tersangka malam itu juga langsung kita bekuk,” tegas AKP Helmy, Selasa (25/7). Dari interogasi yang dilakukan, terang Kapolsek, tersangka Ahmad Fauzi alias Kinoi merupakan residivis yang terlibat kasus yang sama.

“Dari pengakuannya, tersangka sudah tiga kali melakukan aksi bajing loncat yang sasarannya adalah mobil-mobil truk ekspedisi yang melintasi Jalan Raya Palindra tepatnya di Desa Muara Dua Pemulutan sampai ke wilayah hukum Polsek Kertapati,” cetus Helmy.

Selain mengamankan tersangka, dari komplotan Kinoi cs, Polisi juga menyita barang bukti hasil tindak kejahatan bajing loncat berupa satu dus rokok gudang garam merah senilai Rp 17 juta lebih, satu unit sepeda motor merk Honda Beat warna hitam list orange bernopol BG 5797 ZY.

Sepeda motor tersebut digunakan oleh tersangka untuk menjalankan aksi kejahatan serta satu unit truk canter warna kuning bernopol BG 8964 UH milik korban.

Menurut pengakuan tersangka, uang dari hasil pencurian itu digunakan untuk beli baju lebaran pada Idul Fitri lalu.

Laporan : H. Sanditya Lubis

Editor : Imam Ghazali

Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article