Rutan Prabu Terapkan Sistem Pengamanan Berlapis

0
135

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Sistem pengamanan di Rumah Tahanan Negara (Rutan) Sukajadi Klas II B Kota Prabumulih terus ditingkatkan. Selain adanya penambahan personel di ruang penjagaan di tiap-tiap blok, Rutan pun akan menerapkan penjagaan berlapis dalam rangka penerimaan kunjungan keluarga narapidana (napi).

Kepala Rutan Klas II B Sukajadi Kota Prabumulih, Ronaldo De Vinci Talesa Amd IP SH mengatakan, penerapan sistem pengamanan berlapis ini sebagai upaya antisipasi hal yang tidak diinginkan selama masa keluar masuknya kunjungan warga binaan setiap harinya.

“Hal ini kita lakukan untuk mengantisipasi masuknya barang-barang yang dilarang ke dalam rutan. Apalagi kunjungan keluarga para napi sering membawa anak-anak, ini juga patut kita curigai barang-barang yang kita larang bisa masuk karena dibawa atau dijadikan modus oleh orang dewasa menaruh suatu barang di anak tersebut untuk lolos dari pemeriksaan petugas,” ungkapnya dibincangi di ruang kerjanya, Rabu siang (10/1).

Menurut dia, meskipun sejauh ini belum ditemukan barang-barang yang dilarang dari para tamu atau pembesuk napi dari luar masuk ke dalam rutan. Namun, alasan menerapkan pengamanan berlapis dilakukan harus dilakukan pihaknya adalah untuk menutup beberapa ruang gerak supaya dapat lebih termonitor keluar dan masuknya ke rutan.

“Untuk kunjungan bagi warga binaan di rutan kita ini jam-jam tertentu setiap harinya cukup lumayan banyak. Makanya segala bentuk hal yang bisa menjadi kecurigaan kita harus jeli menyiasatinya dan untuk segera kita antisipasi jangan sampai terjadi. Karena dari hasil razia rutin selama ini kita kadang masih temukan handphone,” katanya.

Lebih lanjut De Vinci menuturkan, para pembesuk yang ingin masuk ke dalam area rutan harus menjelaskan tujuan yang jelas pada petugas, terlebih dahulu melalui lubang jendela berukuran 20 x 20 sentimeter di pintu gerbang utama. Selain itu, pemeriksaan yang lebih detil baik terhadap orang dewasa juga akan dilakukan petugas terhadap anak-anak.

“Betul jadi saya kembali tekankan kepada petugas jaga setiap barang bawaan pengunjung tak luput dari pemeriksaan termasuk sebungkus nasi campur yang dilengkapi lauk pauk untuk diperiksa,” terangnya.

Selain itu langkah dalam mengantisipasi adanya warga binaan atau tahanan yang nekat melarikan diri dari balik jeruji sebelum telah dilakukan pihak rutan. Dimana, sambung De Vinci dibeberapa sisi sudut ruangan baik di dalam maupun luar rutan terpasang beberapa kamera pengintai CCTV yang memantau kegiatan di sekeliling rutan hingga ke beberapa tempat yang dianggap rawan.

“Hal ini kita lakukan untuk menjaga keamanan dalam rutan dan pengunjung di sekeliling lingkungan baik di luar maupun dalam rutan setiap saat harus terpantau, termasuk ruang kunjungan atau besuk,” tandasnya.

Laporan          : AD/Taufik

Editor/Posting : Imam Ghazali