Rutan Prabu Beri Remisi Khusus Kepada 200 Warga Binaan

0
120
Exif_JPEG_420

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Jelang Hari Raya Idul Fitri 1439 Hijriah, Rumah Tahanan Negara (Rutan) Klas IIB Kota Prabumulih menghadiahkan remisi khusus (RK) kepada 200 Narapidana. Berkah hari raya tersebut sesuai dengan jumlah usulan yang diusulkan pihak Rutan ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham).

Menurut Kepala Rutan, Ronaldo De Vinci Talesa AMd IP SH saat ditemui di ruangannya, Selasa (12/6), jumlah RK yang diberikan sudah sesuai dengan usulan dengan pertimbangan masa tahanan dan sikap narapidana bersangkutan.

“Untuk lebaran tahun ini, Rutan Kota Prabumulih memberikan RK yang bervariasi kepada 200 warga binaan kami. Dengan remisi itu, mereka sangat bersyukur. Namun, untuk lebaran tahun ini, kebetulan tidak ada penerima RK yang langsung bebas karena masa tahanan habis,” ungkapnya.

Masih kata De Vinci, secara akumulatif, narapidana yang menerima RK 15 hari berjumlah 77 orang, RK satu bulan berjumlah 122 orang, dan RK satu setengah bulan berjumlah satu orang. “Kami akan selalu memperhatikan hak-hak warga binaan kami, khususnya yang berkaitan dengan hak remisi,” lanjutnya.

Selain pemberian RK, dalam menyambut lebaran tahun ini, pihak Rutan sudah menyiapkan segala sesuatunya, agar narapidana dapat ikut merasakan indahnya berlebaran.

“Untuk shalat Ied tahun ini, kami menyiapkan aula Rutan dan satu unit tenda sebagai tempat shalat. Untuk imam dan penceramahnya sudah kami siapkan. Apalagi, lebaran tahun ini bertepatan di hari Jumat sehingga akan ada dua kali khutbah,” ujarnya.

Terkait kebijakan yang diberikan bagi keluarga narapidana yang ingin bersilaturahmi, Da Vinci mengatakan jika pihaknya akan menyiapkan tenda untuk bersilaturahmi.

“Kalau selama ini kami menggunakan ruang besuk jika ada keluarga warga binaan yang datang, di hari lebaran kali ini, kami siapkan tenda. Karena, jika hanya ruang besuk, maka pasti akan tidak cukup menampung pengunjung,” jelasnya.

Ditambahkan, untuk jam besuk dimulai dari pukul 09.00 sampai 12.00 WIB. Setelah itu, akan dibuka lagi pada pukul 13.00 sampai 15.00 WIB. “Jam besuk akan diberlakukan selama tiga hari. Pertimbangannya karena hari pertama kebanyakan orang akan ziarah kubur. Baru hari kedua pengunjung ramai, begitupun hari ketiga,” ungkapnya.

Untuk keamanan selama lebaran, lanjut Da Vinci, pihak Rutan telah meminta bantuan pengamanan kepada Koramil. Pegawai rutan juga akan standby dengan jam piket.

“Kalau hari biasa, petugas piket biasanya sekitar delapan sampai sembilan orang. Namun untuk saat lebaran, mungkin petugas yang piket bisa mencapai lima belas orang,” pungkasnya.

Laporan          : Muhammad Irfan

Editor/Posting : Imam Ghazali