Rutan Harus Bebas dari Politik Praktis

0
89

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Sebagai salah satu lembaga pemerintah, rumah tahanan (rutan) Kota Prabumulih tidak mau dijadikan target politik praktis dalam pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 2018.

Apalagi, sudah ada instruksi dari Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia (Kemkumham) agar setiap rutan harus menghindari kegiatan yang berbau politik praktis.

Menurut Kepala Rutan Klas IIB, Ronaldo Davinci Talesa AMd IP SH saat dikonfirmasi, Selasa (5/6), dalam mengantisipasi masuknya agenda politik praktis di dalam rutan, pihaknya menghindari kegiatan buka puasa bersama atau pemberian bantuan kepada warga binaan dari pihak-pihak yang berkepentingan.

“Jumlah pemilih di dalam rutan bisa dibilang cukup banyak. Kami tidak ingin tempat ini menjadi sasaran pihak berkepentingan untuk dijadikan lumbung suara,” ungkapnya seraya menambahkan bahwa rutan merupakan fasilitas pemerintah, yang secara aturan dilarang untuk menjadi tempat politik praktis.

Namun, hal berbeda jika kegiatan tersebut dilakukan oleh organisasi kemasyarakatan (ormas) atau komunitas, dan tidak memiliki unsur politis.

“Kalau kegiatan berbau politik, jelas kami hindari dan batasi selama pilkada serentak ini. Jangan sampai menuai pelanggaran, yang nantinya akan merepotkan rutan sendiri,” ujarnya.

Masih kata Davinci, seluruh pegawai di Rutan Klas IIB telah diimbau dan ditekankannya untuk tetap menjaga netralitas dalam pilkada kali ini.  Jika tidak diindahkan, pegawai yang bersangkutan harus siap menanggung resiko dan menerima sanksi.

“Aturannya sudah jelas, dan pegawai rutan adalah pengawai pemerintah (ASN). Jika melanggar, sanksinya sudah jelas,” tegasnya.

Terkait kondisi rutan dalam situasi pilkada kali ini, Davinci menegaskan bahwa sampai saat masih dalam kondisi relatif aman. Apalagi, sambungnya, rutan juga dibantu oleh pihak Kepolisian dan Koramil 0404-02 dalam hal monitoring keamanan rutan.

“Kami selalu mengintensifkan berkoordinasi dengan Kepolisian dan Koramil untuk memback up pengamanan di dalam rutan. Hal itu dilakukan untuk meminimalisir dan mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” tandasnya.

Laporan          : Irfan

Editor/Posting : Imam Ghazali