Rumas Limas Palembang Gelar Simulasi Resepsi Pernikahan di Era New Normal

84
Simulasi resepsi pernikahan di era tatanan baru atau new normal mulai dilakukan. Kali ini, akad nikah dengan menerapkan protokol kesehatan dilakukan di Rumah Limas Palembang, Rabu (8/7/2020).

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Simulasi resepsi pernikahan di era tatanan baru atau new normal mulai dilakukan. Kali ini, akad nikah dengan menerapkan protokol kesehatan dilakukan di Rumah Limas Palembang, Rabu (8/7/2020).

Angel Eva Cristine sebagai pengurus Rumah Limas Palembang mengatakan, bahwa kegiatan simulasi pernikahan ini sudah siap dan sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19.

“Untuk akad nikah dalam simulasi ini hanya dengan keluarga inti saja. Kedua calon mempelai tetap menggunakan masker dan sarung tangan,” katanya.

Dia menambahkan dalam tahapan ini juga, tempat duduk tamu diatur berjarak 1 meter. Kemudian semua tamu undangan wajib menggunakan masker.

Sementara itu, penyelenggara juga menyediakan masker bagi tamu yang tidak mengenakan masker. Sedangkan di depan pintu masuk juga disiapkan cuci tangan dan pengatur suhu tubuh.

“Selama tiga bulan terakhir memang tidak ada kegiatan pernikahan sama sekali,” ujarnya

Angel kembali menambahkan, pembatasan tamu dalam resepsi pernikahan hanya 50 persen dari kapasitas ruangan gedung. Misalnya 200 orang menjadi 100 orang.

“Intinya harus mematuhi peraturan protokol kesehatan agar tidak membahayakan bagi orang lain,” pungkasnya.

Terpisah, Kms. H. Abdul Aziz pemilik rumah limas menceritakan tentang motivasinya membangun rumah Limas ini. Menurutnya rumah Limas ini sendiri dibangun pada tahun 1990 selesai pada tahun berikutnya.

Bahan baku pembuatan rumah limas ini, ia dapat dari rumah Limas yang sudah tua misalnya bahan material berupa kayu yang terdiri dari, Kayu Onglen, Tembesu, dan kayu kelas lainnya.

Rumah Limas ini sendiri, diperuntukkan untuk orang orang yang mempunyai hajatan seperti misalnya, pernikahan, syukuran, resepsi dan bisa untuk kunjungan bagi wisatawan lokal maupun mancanegara.

“Saya berharap kedepan rumah limas ini dapat dilestarikan dan dimiliki oleh semua orang terutama orang asli Palembang,” pungkasnya.

Laporan : Are III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here