Rumah Sekaligus Warung Sayur dan Gudang Ikan Asin Ludes Terbakar

689
RUMAH DAN GUDANG IKAN ASIN LUDES TERBAKAR: Warga dan pedagang pasar yang tinggal di Jalan M Yamin, RT 01 RW 01, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara, Sabtu sore (29/6/2019) sekitar pukul 17.00 WIB mendadak panik. Pasalnya, sebuah rumah sekaligus dijadikan warung sayur dan gudang ikan asin ludes terbakar.

Kerugian Ditafsir Sekitar Rp500 Juta

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Warga dan pedagang pasar yang tinggal di Jalan M Yamin, RT 01 RW 01, Kelurahan Mangga Besar, Kecamatan Prabumulih Utara, Sabtu sore (29/6/2019) sekitar pukul 17.00 WIB mendadak panik. Pasalnya, sebuah rumah sekaligus dijadikan warung sayur dan gudang ikan asin ludes terbakar.

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam insiden yang sempat membuat salah satu penghuni rumah, yakni Liestina Wati (50) histeris dan pingsan saat kejadian. Kerugian sementara ditafsir oleh para korban mencapai sekitar Rp500 juta.

Selanjutnya kobaran api baru bisa dipadamkan sekitar 1 jam kemudian setelah dibantu 3 unit mobil pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran milik Pemerintah kota Prabmulih, dan perusahaan PT Pertamina EP Asset 2. Dugaan sementara api berasal dari korsleting listrik (putus arus pendek listrik)

Menurut saksi korban, Lia (32) warga Kelurahan Gunung Ibul, salah satu keponakan korban, api diketahui pertama kali keluar dari salah satu kamar yang ada di depan. Menurut dia, api dengan cepat membesar dan menyambar seluruh barang dagangan milik Liestina Wati dan adiknya, Saproni alias Icap (48) serta gudang ikan asin yang disewa oleh Ujang (59) dan istrinya Subariah (54) warga Jalan Baru, Kelurahan Sukajadi, Kecamatan Prabumulih Timur.

“Api katonyo pertamo kali dari kamar di depan, dan terus membesar hingga ke atap rumah. Saat kejadian cuma ado wak Lies dan Icap (Saproni), dak katek yang tersiso pak,” ungkap Lia, yang saat dibincangi ditemani sepupunya, Okta (27) warga Jalan Sepatu, Kelurahan Karang Raja.

Dijelaskan Lia, saat kejadian rumah dan gudang hanya ditunggu oleh saudara orang tuanya, Icap. Dirinya mengaku belum mengetahui penyebab sumber api, karena ketika datang api sudah membesar.

“Idak tau pak penyebab api, kerugian ditafsir ratusan juta,” imbuhnya, dengan nada masih panik.

Sementara itu, Subariah, istri Ujang pedagang ikan asin mengaku baru 3 (tiga) hari pindah ke gudang rumah tersebut. Sebelumnya, dia jelaskan selama ini dirinya menyimpan dan menaruh dagangan ikan asinnya di lapak depan rumah korban.

“Namun karena bakal ada pelebaran, jadi kami disuruh pindah. Jadi kami pindah dan nyewa di gudang rumah itu. Abes galo dagangan ikan asin kami pak, padahal baru seminggu datang,” aku warga asal Danau Rata, Kecamatan Sungai Rotan ini sedih sembari mengaku mengalami kerugian sekitar ratusan juta keatas.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH SH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Mursal Mahdi SH membenarkan peristiwa kebakaran terhadap sebuah rumah yang dijadikan pemiliknya sebagai warung tempat jualan sayur dan gudang yang disewakan untuk tempat penyimpanan ikan asin.

“Penyebab api masih diselidiki, korban tidak ada. Namun kerugian ditafsir oleh para korban mencapai ratusan juta rupiah,” pungkasnya.

Posting : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here