RUMAH PENSIUNAN PERTAMINA DILALAP API

0
177

 

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Sebuah rumah permanen milik seorang pensiunan Pertamina berlokasi di pemukiman warga di kawasan Jalan Belitung RT02 RW07 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur, dini hari kemarin (12/7) sekitar pukul 00.30 WIB dilalap api.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, sebagian besar beberapa bagian rumah beserta harta benda yang dihuni milik M Effendi (76) bersama anaknya, M Dodi Arifin (35) tersebut diketahui ludes terbakar. Sementara, kerugian ditaksir mencapai Rp 400 juta rupiah.

Amukan si jago merah itu dugaan sementara penyebabnya terjadi akibat konsleting listrik dari ruang belakang dapur rumah milik korban. Diketahui, hingga siang kemarin, petugas kepolisian masih terus melakukan penyelidikan atas musibah tersebut.

Menurut keterangan beberapa saksi mata dan warga sekitar di lokasi kejadian, kebakaran tersebut awal mulanya diketahui oleh Agus Salim (45) yang merupakan tetangga korban saat baru saja keluar rumahnya. Lalu, saksi tersebut melihat di arah belakang rumah korban itu sebuah kobaran api yang mulai keluar dari atap dapur rumah M Effendi tersebut.

Dan tak lama kemudian, si jago merah itupun terlihat terus berkobar hingga menjalar ke semua bagian rumah milik korban. Sehingga dalam keadaan panik Agus pun berteriak kebakaran dengan maksud meminta bantuan kepada warga lainnya di sekitar lokasi itu.

Beruntung, teriakan itupun terdengar oleh korban dan anaknya Dodi yang kebetulan saat itu berada di depan rumahnya yang cepat langsung berupaya keluar rumah untuk menyelamatkan diri, bahkan sebagian warga sekitar pun mulai berbondong-bondong berdatangan untuk membantu memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya.

Selang beberapa menit kemudian, disaat sejumlah warga yang terus berupaya memadamkan api di rumah korban itu, tiba di lokasi TKP sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran di antaranya tiga unit mobil dari Pemkot Prabumulih dan satu unit pemadam kebakaran milik PT Pertamina.

Karena masih ada sisa-sisa kobaran api di reruntuhan puing bangunan, petugas kemudian menyemprotkan air ke kobaran api yang masih menyala di beberapa bagian rumah korban. Dan akhirnya kobaran api pun berhasil dipadamkan sekitar pukul 01.30 WIB.

“Kami melihat api keluar dari belakang rumah pak Effendi dan tidak lama itu api menjalar ke semua bagian rumah korban. Kalau kerugiannya ada sekitar Rp 400 jutaan Pak,” ujar Agus Salim didampingi anak korban, Dodi saat di TKP.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kabag Ops, Kompol Andi Supriadi SH SIk MH didampingi Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hernando SH, ketika dikonfirmasi membenarkan adanya peristiwa kebakaran itu terjadi. Menurutnya, sementara ini pihaknya masih melakukan pengumpulan bukti dan keterangan dari sejumlah saksinya di lokasi kejadian.

“Tidak ada korban jiwa atas kejadian ini, kita juga masih mengumpulkan bukti dan keterangan dari sejumlah saksi-saksinya di lokasi. Penyebabnya juga masih kita selidiki lagi, tapi menurut informasi di lapangan, untuk menyebabnya juga sementara ini diduga karena korsleting arus pendek listrik dari rumah korban sendiri,” tukasnya.

Laporan   : Bobby Alexander

Editor       : Imam Ghazali

Posting     : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article