Rumah Pengacara Relawan “Koko” Diteror OTD

0
926
Diserang: Tampak rumah pengacara Maiwan Kaini SH, yang diserang oleh sekelompok OTD, pada Rabu (20/6) dini hari. Belum diketahui pasti penyebab pengacara ini diserang, namun diduga terkait keterlibatannya membela dan menjadi kuasa hukum relawan kotak kosong (kolom kosong) di pengaduan dugaan kecurangan Pilkada Prabumulih, di DKPP, beberapa waktu lalu.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Suasana mendekati pemilihan kepada daerah (pilkada) yang tinggal beberapa hari lagi di wilayah Kota Nanas kini semakin memanas. Hal ini dibuktikan dengan kembali terjadinya aksi sekelompok orang tak dikenal (OTD) yang diduga melakukan intimidasi terhadap relawan kotak kosong atau kolom kosong (Koko).

Aksi tersebut diketahui terjadi terhadap salah satu rumah milik M Maiwan Kaini SH yang merupakan pengacara relawan Koko yang berlokasi di kawasan Jalan Padat Karya Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur, pada Rabu (20/6/2018) dini hari kemarin.

“Sebetulnya sudah sejak lima hari terakhir belakangan ini ada orang yang mondar-mandir depan rumah saya, dan saya mengetahuinya dari anak perempuan saya. Dan puncaknya semalam, ada orang empat masuk ke perkarangan dalam rumah saya dan semuanya membawa alat tapi tidak jelas alat apa yang mereka bawa, apa parang, apa pistol tidak jelas karena anak saya berada dilantai 2 saat itu. Sementara saya tidak berada di rumah, lagi di Duspra (Dusun Prabumulih),” ungkap Maiwan saat dikonfirmasi Sumateranews.co.id, Rabu (20/06/2018).

Masih kata Maiwan, dirinya tak dapat memastikan kedatangan sekelompok OTD tersebut apakah terkait Pilkada Prabumulih atau bukan. Dirinya juga sudah meminta bantuan para tetangga, dan para relawan koko agar selalu berkoordinasi dan waspada agar hal-hal yang tak diinginkan jangan sampai terjadi.

“Belum tahu, apakah karena saya di Koko dan menjadi kuasa hukum relawan koko pada pengaduan dugaan kecurangan Pilkada di DKPP kemarin, itu masih dugaan. Saya juga sudah meminta tolong kepada tetangga dan para relawan koko agar membantu jika ada aksi itu lagi. karena kebetulan besok (hari ini, red) saya mau menghadiri acara halal bihalal dengan Bapak Prabowo di Palembang,” tandasnya.

Disinggung apakah, ia akan melaporkan kejadian tersebut ke polisi, dijelaskan oleh Maiwan bahwa dirinya hanya melakukan koordinasi saja dengan pihak Kepolisian resort (Polres) Prabumulih.

“Saya sudah berkoordinasi saja dengan pihak Polres Prabumulih terkait kejadian itu,” lanjut pengacara yang tinggal di kawasan Jalan Padat Karya, Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur, kota Prabumulih .

Laporan : Irfan

Editor : Imam Ghazali

Posting : Syarif Umar