Rumah Mantan Kades Digrebek, Polisi Temukan Sabu dan Alat Judi Kuncang

0
601
Tersangka Supardi (43) bersama barang bukti sabu saat diamankan di Mapolres Prabumulih, Kamis (21/12).

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Bukannya memberikan contoh dan tauladan yang baik, mantan Kepala Desa (Kades) Tanjung Telang ini malah melakukan perbuatan melanggar hukum terlibat bisnis haram mengedarkan serbuk setan jenis sabu di lingkungan tempat tinggalnya. Tak hanya itu, pelaku bernama Supardi MS (43) warga Dusun III Desa Tanjung Telang Kecamatan Prabumulih Barat ini juga diduga menjadi bandar judi dadu kuncang.

Hal itu diketahui, setelah petugas Satres Narkoba Polres Prabumulih menemukan peralatan judi dadu kuncang saat penggrebekan dikediamannya, pada Rabu (20/12) kemarin. Selanjutnya, oleh petugas pelaku bersama barang bukti berupa kotak rokok kretek merk gudang garam berisi sabu seberat 0,41 gram, timbangan digital, seperangkat alat hisap sabu, bong karet dot dan sekop serta uang sebesar Rp 50.000 diduga hasil dari transaksi narkoba, berikut peralatan judi dadu kuncang langsung diamankan ke Mapolres Prabumulih guna memertanggung jawabkan perbuatannya.

Dari informasi yang diterima, penangkapan terhadap mantan Kades Desa Tanjung Telang ini bermula dari laporan masyarakat yang resah dengan bisnis narkobanya, dan kerap menjadikan tempat kediamannya tempat transaksi jual beli narkoba.

Bermodalkan informasi tersebut, petugas Satres Narkoba dibawah pimpinan Ali Asri SH langsung melakukan pengembangan dan dibantu aparat desa setempat berhasil menangkap pelaku dirumahnya. Pelaku hanya bisa pasrah saat petugas bersama aparat Desa melakukan penggeledahan di kediaman pelaku.

Alhasil tanpa menunggu waktu cukup lama, polisi bersama petugas aparat pedesaan langsung merangsek masuk dan menggrebek rumah kediaman pelaku. Tersangka pun hanya terlihat pasrah, ketika petugas melakukan penggeledahan dan mendapati sabu berikut peralatan jual dan hisap serta peralatan judi dadu kuncang dirumahnya.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Narkoba, AKP M Ali Asri, SH ketika dikonfirmasi awak media membenarkan penangkapan tersebut. Pelaku merupakan target operasi tim Satres Narkoba Polres Prabumulih. Usai penangkapan, pelaku bersama barang bukti langsung diamankan dan masih dimintai keterangan oleh petugas.

“Atas perbuatannya, pelaku terancam dikenakan pasal 112 UU No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman kurungan penjara selama 4 Tahun.,” tukas Chalie.

Laporan : AD

Editor     : Donny