Rumah dan Posko Pemenangan Kotak Kosong Prabumulih Diserang Kelompok OTD

0
380
Relawan Diserang: Kasatreskrim Polres Prabumulih, AKP Eryadi saat menggelar olah TKP insiden penyerangan rumah dan posko salah seorang relawan kotak (kolom) kosong yakni, Hendra oleh orang tak dikenal, Rabu (09/05) pagi. Akibat penyerangan itu, menyebabkan kaca jendela samping bangunan rumah pecah setelah dilempari batu oleh pelaku.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Situasi menjelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) kota Prabumulih, yang tinggal beberapa minggu lagi atau tanggal 27 Juni 2018 nanti kini mulai memanas. Sebuah rumah dan sekaligus dijadikan Posko Pemenangan Kotak Kosong, yang terletak di Jalan Urip Sumohardjo, Kelurahan Pasar II, RT 02, RW 03, No 046 Kecamatan Prabumulih Utara, Rabu (09/05) dini hari, sekitar pukul 03.00 Wib, diserang sekelompok orang tak dikenal.

Akibat penyerangan tersebut menyebabkan kaca jendela samping bangunan rumah milik Hendra ini pecah. Belum diketahui motif penyerangan rumah dan posko milik salah satu relawan kotak (kolom) kosong ini. Kasat reskrim Polres Prabumulih, AKP Eryadi dan Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Sofyan Afandi yang mendapat laporan penyerangan itu, langsung turun bersama anggotanya dan melakukan olah TKP serta penyelidikan.

“Kejadiannya tadi berkisar pukul 03.00 WIB dinihari. Saya terbangun ketika mendengar ada suara kaca pecah,” sebut Hendra, ketika ditemui dirumahnya, Rabu (09/05) pagi.

Menurut Hendra, yang pertama kali mengetahui insiden tersebut adalah istrinya yang terbangun usai mendengar suara kaca pecah dari samping rumahnya.

“Awalnya istri saya langsung mau keluar untuk memeriksa, namun saya cegah dan setelah memeriksa kondisi sekitar rumah benar saja, kaca jendela samping rumah pecah setelah dilempari batu oleh orang tak dikenal,” jelas Hendra lagi.

Pjs Walikota Prabumulih, H Richard Chahyadi AP MSi, yang saat itu sedang ada kegiatan di sekitar lokasi kejadian (TKP) pun menyempatkan diri mampir dan memberikan dukungan kepada Hendra yang dikenal sebagai pengusaha kerangka baja ini agar melaporkan kejadiannya ke pihak kepolisian.

“Selaku pemerintah, kita sangat menyesalkan pelemparan kaca rumah ini, apalagi dalam situasi Pilkada saat ini seharusnya semua pihak harus menjaga kondisi supaya kondusif dan tidak berlaku anarkis apalagi mengintimidasi,” jelas Richard.

Terkait insiden penyerangan rumah salah seorang relawan kotak kosong itu, dijelaskan Richard seharusnya tidak perlu terjadi. Karena relawan kotak kosong adalah warga Prabumulih, dan dilindungi Undang-Undang sehingga berhak mendapatkan perlindungan. Pihaknya juga meminta pihak Kepolisian resort (Polres) Prabumulih untuk mengusut tuntas kejadian tersebut agar tidak terulang lagi.

“Siapapun itu yang menyatakan relawan Kotak Kosong adalah warga Prabumulih, dan dilindungi oleh Undang-Undang. Karena saat ini pilkada hanya satu Paslon tunggal, maka timbulah Kotak kosong. Silahkan saja untuk beraktifitas, namun jangan anarkis dan ikuti norma-norma aturan yang ada. Jika ada yang melanggar, akan berhadapan dengan hukum,” tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH melalui Kasatreskrim, AKP Eryadi dan didampingi Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Sofyan Afandi yang langsung meninjau lokasi TKP mengatakan, pihaknya masih melakukan penyelidikan penyerangan tersebut.

“Tadi sejumlah barang bukti sudah kita ambil, korbannya silahkan lapor biar kasusnya bisa kita proses lebih lanjut. Sementara kasusnya adalah pasal 170 yakni tindak pidana kekerasan terhadap orang atau barang di muka umum, soal ada dugaan mengarah kesana itu kita ‘no comment’ dan intinya kita selidiki dulu,” jelas Kasatreskrim, saat diwawancarai di lokasi kejadian.

Laporan : Taufik

Editor     : Donny