RPJMD 2019-2024 Selaras Dengan Visi dan Misi Pemkab OKI

126

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG ─ Penyusunan rancangan awal Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD), tentunya perlu memperhatikan kondisi saat ini sebagai modal dasar atau bahkan permasalahan mendasar harus  dicarikan solusinya melalui program-program pada rancangan pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).

Hal ini disampaikan Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) H Iskandar SE, melalui wakilnya HM Dja’far Shodiq saat membuka acara forum konsultasi publik RPJMD Kabupaten OKI tahun 2019 – 2024 yang dilaksanakan aula rapat kantor Bappeda setempat, Kamis (7/2/2019).

Dikatakannya, kondisi beberapa indikator makro pembangunan Kabupaten OKI ada yang sudah baik dan masih ada yang belum maksimal pencapaiannya, antara Iain laju pertumbuhan ekonomi meningkat menjadi 5,03 persen, laju Inflasi kita tekan mencapai 2,57 persen, di bawah rata-rata provinsi dan nasional.

“Pendapatan perkapita masyarakat kita dongkrak menjadi Rp33.120.000 per tahun dan daya beli masyarakat mencapai Rp10.306.000. Tingkat pengangguran terbuka turun di angka 3,33 persen dari 3,48 persen pada tahun 2014 Ialu,” ungkapnya.

Persentase penduduk miskin, katanya lagi, mampu diturunkan dari 17,08 persen pada tahun 2015 menjadi 15,75 persen di tahun 2018, dan gini rasio masyarakat di angka 0,330. Di bidang pembangunan manusia rata-rata lama sekolah sudah mencapai 7,21 tahun, rata-rata lama harapan sekolah sudah mencapai 11,69 tahun.

“Untuk angka kematian ibu sudah menurun hingga 80 persen dari 16 kasus pada tahun 2013 menjadi 2 kasus pada tahun 2018. Demikian juga kematian bayi turun menjadi 15 kasus di tahun 2018. Usia harapan hidup warga Ogan Komering Ilir sudah mencapai 68,12 tahun,” ujarnya.

Berkat capaian pembangunan di bidang ini, mampu menaikkan indek pembangunan manusia (IPM) Ogan Komering Ilir dari 63,87 pada tahun 2014 kini menjadi 66,18 pada tahun 2018.

“Dalam kurun waktu 5 tahun terakhir kita telah meletakkan program-program prioritas, yaitu mendorong tersedianya infrastruktur dasar yang memadai meliputi jalan, jembatan, listrik, air bersih, rumah layak huni, serta transportasi publik”.

Lanjutnya, saat ini ruas jalan kabupaten dalam kondisi mantap sudah mencapai 71,41 persen dan menyisakan kurang dari 6,27 persen masih dalam kondisi rusak berat. Jaringan listrik sudah dibangun sepanjang 397,563 Km, sementara persentase penduduk dengan sumber air minum yang Iayak mencapai 74,69 persen, dan sanitasi Iayak mengalami peningkatan sebesar 70,5 persen.

Prioritas ini terkesan sebagai haI-hal dasar, namun itulah kenyataannya yang dihadapi mayoritas warga Ogan Komering Ilir, yaitu mencukupi haI-hal dasar tersebut.

“Saya mengajak seluruh komponen masyarakat bergandeng tangan, bersinergi, untuk mempertahankan capaian kinerja pembangunan yang sudah baik dan bekerja keras lagi untuk mengejar capaian kinerja yang belum maksimal. Kita harus mampu menurunkan angka kemiskinan, sebagai indikator bahwa pembangunan yang kita Iakukan dapat mensejahterakan masyarakat. Apalagi saya lihat saat ini kalian telah mengenakan tanda pangkat, artinya jangan sampai tanda pangkat justru lebih bagus dari kinerja,”paparnya.

Masih menurut HM Dja’far Shodiq, untuk merealisasikan cita-cita bersama tersebut, Kabupaten Ogan Komering Ilir sebagai pedoman bagi pemerintah daerah dalam melaksanakan pembangunan dalam periode lima tahun ke depan sudah selaras, sinergi, harmoni dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), tujuan pembangunan nasional dan tujuan pembangunan Provinsi Sumatera Selatan. Visi Ogan Komering Ilir 2019-2024 yaitu terwujudnya masyarakat OKI yang lebih maju, mandiri, sejahtera berlandaskan iman dan taqwa.

“Untuk memperkuat usaha pelaksanaan visi tersebut, maka ditetapkan 6 misi, yaitu mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, bersih dan berwibawa, melanjutkan pembangunan infrastruktur sarana dan prasarana, meningkatkan kualitas pelayanan pendidikan dan kesehatan”,ungkapnya.

Selain HM Dja’far Shodiq menuturkan, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mewujudkan penataan ruang yang ramah lingkungan dan menciptakan kehidupan sosial budaya masyarakat yang religius, tertib, aman dan nyaman. Selanjutnya visi dan misi tersebut secara lebih detil dan terukur akan dijabarkan dalam RPJMD OKI 2019-2024.

“Target-target yang tertuang dalam RPJMD sebagai dokumen resmi acuan LKPJ dan dokumen RPJMD yang dijabarkan menjadi program dan kegiatan oleh organisasi perangkat daerah menjadi indikator keberhasilan kepala daerah, sehubungan dengan itu, kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah (OPD) agar mengikuti proses penyusunan RPJMD hingga tuntas dan kepada semua pihak kami juga berharap dukungan serta kerjasamanya  agar program-program dalam RPJMD dapat selaras dalam pencapaian visi dan misi Pemkab OKI, dapat diselesaikan tepat waktu,” harapnya.

 

Laporan : Aliaman

Editor    : Syarif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here