Rombongan Bupati Diduga Tersesat, Pelantikan Camat Molor Hingga 7 Jam

0
705

Sumateranews.co.id, BANYUASIN- Jadwal Pelantikan dua camat pemekaran dari Kecamatan Banyuasin 2 dan Kecamatan Pulau Rimau di Desa Wonodadi Selat Kuningan Primer 2 Kecamatan Selat Penuguan Kabupaten Banyuasin Sumatera Selatan kemarin sempat molor waktunya dari jadwal yang ditetapkan sesuai dalam undangan yang diedarkan. Seyogyanya sudah dimulai pukul 09.30 wib molor 7 jam dan baru dapat dilaksanakan pada pukul 15.30 WIB.

Pasalnya, molornya jadwal tersebut akibat rombongan Bupati Banyuasin Ir H SA. Supriono yang datang menggunakan transportasi jalur perairan kapal milik Dishub Banyuasin yang ditumpangi diduga sempat tersesat perjalanannya di wilayah perairan Kabupaten Banyuasin.

Tentu bukan dua orang camat dan istri serta keluarganya saja yang gundah atas peristiwa sesatnya rombongan pejabat utama itu yang jarang terjadi, termasuk anggota DPRD Banyuasin yang terlebih dulu hadir heran dan para tamu undangan pun banyak tanda tanya bahkan yang terlihat pontang-panting dan kelabakan para panitia pelaksana yang melakukan pencarian keberadaan rombongan Bupati Banyuasin tersebut untuk diketemukan.

Informasi yang didapat dari jadwal pelantikan pukul 09.30 WIB itu, sedangkan rombongan Bupati sekitar pukul 08.00 wib sudah ada di Dermaga Simpang PU handak siap meluncur ke lokasi dan biasanya jarak tempuh perjalanan dari Dermaga Simpang PU itu ke Desa Wonodadi hanya butuh waktu 30 menit sudah sampai. ‘’Tetapi kejadian yang dialami rombongan Bupati Banyuasin itu ada kelainan dari yang biasa dialami masyarakat,’’ ujar Elok warga Pulau Rimau saat berbincang dengan awak media Senin malam sekira pukul 20.00 WIB (3/9/2018).

‘’Akibat dugaan tersesat perjalanan rombongan Bupati Banyuasin tersebut pelaksanaan jadwal pelantikan dua camat pemekaran Yose Rizal untuk Kecamatan Karang Agung Ilir dan Sarip untuk Kecamatan Selat Penuguan molor hingga pukul 15.30 WIB,’’ tambah ketua presidium pemekaran Kecamatan Pulau Rimau R. Ikshan Zaher beberapa saat yang lalu.

Laporan          : Herwanto
Editor/Posting : Imam Ghazali