Rino Tewas di Rumah Kontrakan Wanitanya

0
249

Sumateranews.co.id, PALI- Rino Prasetyo Warga asal Desa Karang Agung Kecamatan Abab Kabupaten PALI nekat mengakhiri hidupnya dengan cara menggantung diri dengan membelitkan seutas kain di lehernya.
Berdasarkan informasi yang didapat, Rino meregang nyawa di rumah kontrakan rekan wanitanya, di Rw 06 RT 04 Kelurahan Talang Ubi Selatan Kecamatan Talang Ubi PALI, pada Jumat malam (25/08).

Menurut beberapa warga, Laki-laki berusia 20 tahun ini, pertama kali ditemukan seorang perempuan bernama Susi, yang tak lain merupakan rekan korban, dengan kondisi tergantung di kamar mandi sekitar pukul 20.30 WIB.

“Semalam kami sedang duduk di depan rumah, tiba tiba melintas seorang perempuan sambil berlari. “Pak tolong, ada orang gantung diri di kontrakan saya,” tutur Asuan (50) warga setempat, Sabtu (26/08).

Mendengar teriakan meminta tolong, lanjut Asuan warga pun berlarian menuju lokasi kejadian. Tak lama berselang, petugas dari polsek yang mendapatkan laporan juga mendatangi lokasi untuk melakukan identifikasi jasad korban.

Namun menurut Asuan dirinya tidak kenal sama korban, dia tahu setelah kejadian. Dari identitas korban berupa Kartu Tanda Penduduk beralamat di Desa Karang Agung Kecamatan Abab, karena Susi rekan korban baru saja menempati bedeng yang dihuninya tersebut.

Senada disampaikan Sulaiman (42), Ketua RT 06 RW 04 Kelurahan Talang Ubi Selatan, bahwa dirinya juga tidak mengenal korban dan rekannya bernama Susi tersebut.

Karena selama mereka mengontrak di RT yang dipimpinnya, dirinya selaku ketua RT, tidak pernah menerima laporan. Ia mengetahui setelah kejadian yang sempat menghebohkan warga Talang Ubi itu.

“Saya tidak mengetahui persis kejadian tersebut, dan saya juga tidak kenal siapa mereka, waktu kejadian pun saya dijemput oleh salah satu warga, setiba di tempat kejadian orang sudah berkerumun melihat kejadian itu dan langsung dibawa ke rumah sakit,” jelas Sulaiman.

Di tempat terpisah, berdasarkan hasil visum menurut Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Talang Ubi, Tri Safitri, menuturkan bahwa di tubuh korban tidak ditemukan tanda tanda kekerasan, selain ada bekas jeratan tali di leher korban.

“Dari hasil visum dokter kami, tidak ditemukan tanda-tanda lain, misalkan luka lebam, yang mengarah ke tindak kekerasan, selain ada bekas jeratan dileher korban, dan korban langsung dibawa pulang oleh pihak keluarganya,” terangnya ketika dihubungi awak media via WA.

Laporan : Rica Mariska
Editor : Imam Ghazali
Posting : Andre