Richard dan Tito Bakalan Kompak Maknai Hari Kebangkitan Nasional

0
189

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Orang nomor satu di Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih, H Richard Cahyadi dan orang nomor satu di jajaran Polres Kota Prabumulih, AKBP Tito Travolta H Sik MH, kompak memaknai Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) yang akan diperingati Minggu (20/5).

Penjabat (Pj) Wali Kota (Wako) Prabumulih, H Richard Cahyadi berharap agar seluruh rakyat Indonesia khususnya masyarakat Prabumulih, untuk selalu memiliki semangat juang tinggi demi perubahan yang lebih baik.

“Arti Harkitnas jika dikaitkan dengan kondisi Kota Prabumulih saat ini, adalah tekad yang bulat dengan semangat yang kuat demi terjadinya perubahan di semua lini. Termasuk, dalam tata kelola pemerintah yang baik yang tidak melihat siapa yang saat ini menjabat dan siapa yang akan menduduki jabatan. Tapi yang dilihat adalah siapa yang mampu berbuat yang terbaik untuk Prabumulih,” jelasnya kepada Sumateranews.co.id, Sabtu (19/5).

Selain itu, Richard juga menyampaikan bahwa yang harus dilakukan bagaimana menata kembali pusat perekonomian yang diharapkan oleh masyarakat, yang sampai saat ini dianggap masih sangat jauh dari apa yang diharapkan masyarakat maupun para pelaku ekonomi.

Selaku pemimpin, Richard berharap seluruh lapisan masyarakat membuka mata dan telinga untuk saling bahu demi perubahan yang lebih baik. Harus berani bersikap dan bertindak untuk berbuat dan berubah menjadi lebih baik dari sebelumnya.

“Masyarakat harus menumbuhkan semangat kebersamaan untuk berani berkata apa adanya. Bukan berani berkata karena akan mendapatkan sesuatu. Itu hal penting yang harus dilakukan jika ingin maju,” ujarnya seraya menambahkan bahwa semangat untuk menggunakan hak pilih dan datang ke TPS sebagai bentuk pengejawantahan nilai demokrasi.

Terkait maraknya aksi teror yang belakangan ini terjadi di sejumlah wilayah NKRI, Richard mengimbau ke seluruh masyarakat Prabumulih agar selalu waspada dalam segala hal, dan selalu menjaga lingkungan dengan tetap menjaga kekompakan agar kita tidak mudah disusupi.

“Jaga kekompakan supaya tidak mudah disusupi oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab dan hanya mementingkan kepentingan pribadi di atas kepentingan orang banyak,” pungkasnya dan berpendapat jika teror terjadi karena kurang matangnya orang berpikir, dan kurang menyadari jika NKRI mengedepankan azas demokrasi dengan berlandaskan Pancasila.

Sementara, Kapolres Kota Prabumulih, AKBP Tito Travolta H Sik MH saat dikonfirmasi mengatakan jika Harkitnas merupakan momen yang sangat tepat untuk meningkatkan semangat  Persatuan, Kesatuan dan Nasionalisme, serta kesadaran untuk mempertahankan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Dikaitkan dengan peristiwa yang terjadi akhir-akhir ini, Harkitnas bagi Polri khususnya di Polres Prabumulih bermakna, ditengah suasana duka yang mendalam atas gugurnya rekan-rekan terbaik kami, di sinilah momen untuk tetap bangkit, semangat dan waspada untuk menciptakan kemanan dan ketertiban masyarakat dan terbebas dari segala bentuk ancaman terutama terorisme,” ungkapnya.

Untuk menjaga situasi kondusif di Prabumulih, Tito mengimbau kepada masyarakat agar tetap menjaga kebhinekaan dan memelihara semangat kebangkitan nasional. “Terkait ancaman terorisme, saya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar turut membantu Kepolisian dengan menjaga keamanan diri masing-masing. Warga juga harus waspada terhadap warga pendatang yang tidak mau berbaur, dan segera melaporkan ke pihak Kepolisian,” imbaunya.

Untuk diketahui, Harkitnas adalah hari yang menjadi momentum perjuangan seluruh rakyat Indonesia yang ditandai dengan kelahiran organisasi Budi Oetomo pada tahun 1908. Semangat kebangkitan nasional tidak boleh memudar, namun justru semakin penting bagi kehidupan berbangsa kita hari ini.

Semangat itu sudah tercetus 110 tahun yang lalu, ditandai dengan berdirinya Boedi Oetomo, namun hingga saat ini tetap sangat ampuh menyatukan dan menyemangati bangsa Indonesia.

Laporan          : Irfan

Editor/Posting : Imam Ghazali