Ribuan Santri Ittifaqiah Diwisuda

0
251

Sumateranews.co.id, INDRALAYA- Di bulan Ramadhan yang  penuh berkah dan maghfiroh ini  sebanyak 1066 Santri dan Santriwati diwisuda di Pondok Pesantren Al – Ittifaqiah Indralaya. Wisuda tersebut bertepatan dengan Ulang Tahun Emas atau yang ke-50 tahun untuk Ponpes tersebut.

Pimpinan tertinggi (Mudir) PPI Drs.K.H. Mudrik Qori, M.A. menyampaikan selamat dan mendoakan seluruh wisudawan.

Dalam kesempatan yang sama, mudir PPI ini mengungkapkan kalau haflah tahun ini merupakan tasyakuran berbagai nikmat fisik dan non fisik, di bulan yang penuh Berkah dan maghfiroh bulan Ramadhan 1438 H.

“Tahun ini ma’had Al-Ittifaqiah Indralaya mendapatkan nikmat yang begitu besar baik itu berupa fisik maupun nonfisik. Tahun ini PPI telah kedatangan Mentri Olah Raga (Menfora) Imam Nahrowi, dan Bupati Ogan Ilir HM. Ilyas Panji Alam, SE SH MH, Wadir Humas Polda, Wakapolres OI, Danramil O407, Indralaya, Kakanwil Kemenag Provinsi Sumsel, dan undangan lainnya.

Mentri Pemuda dan Olah Raga, Imam Nahrowi mengatakan bahwa PPI menyumbangkan begitu banyak prestasi dan prestasi-prestasi tersebut secara tidak langsung mengangkat harkat dan martabat serat nama baik Sumatera Selatan. ‘’Saya ucapkan banyak terima kasih kepada mudir PPI karena di bawah kepemimpinannyalah Al-Ittifaqiah Indralaya menjadi pesantren terbesar di Sumsel,” tegas Imam.

“Kepada para wisudawan saya ucapakan semoga ilmu yang didapat bisa bermanfaat untuk pembangunan Sumsel kedepan. Pemerintah Sumsel akan tetap komitmen membantu bebagai fasilitas di PPI dan Insyaallah akan mendukung menjadi pesantren terbaik di Indonesia dan Dunia,”  tambahnya.

Hal yang sama juga dikatakan Bupati OI Ilyas Panji Alam yang turut hadir pada acara tersebut.   “Saya ucapkan selamat dan berkah kepada semua anak-anakku yang hari ini akan diwisuda, semoga ilmu-ilmu yang telah diraih dapat menjadikan cahaya dalam setiap langkah kedepan. Jangan lupakan ikrar wisuda, jadikan ilmu dan pengetahuan sebagai media dakwah,” ujar Ilyas saat memberikan sambutannya.

Laporan    : H. Sanditya Lubis

Editor        : Imam Ghazali