Reses Komisi X DPR RI, Deru Sampaikan Ingin Sumsel Jadi Pendamping Tuan Rumah Papua di PON XX

14
Reses Komisi X DPR RI, Deru Sampaikan Ingin Sumsel Jadi Pendamping Tuan Rumah Papua di PON XX

PALEMBANG − Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Herman Deru meminta agar Komisi X DPR RI mendorong perkembangan olahraga di Sumsel. Keinginan itu disampaikannya, saat menerima pimpinan dan anggota Komisi X DPR RI  yang membidangi Pendidikan, Olahraga, dan Sejarah dalam rangka reses masa persidangan III tahun sidang 2020-2021 di Auditorium Bina Praja Setda Provinsi Sumsel, Senin (15/2/21).

Menurut Herman Deru, Sumsel memiliki prestasi yang cukup baik di bidang olahraga. Hal itu lantaran Sumsel sejak awal selalu mempersiapkan diri untuk menghadapi ajang kejuaraan olahraga baik Nasional maupun internasional .

Termasuk juga pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua yang rencananya akan bergulir pada Oktober 2021 mendatang.

Dimana Sumsel merupakan provinsi pertama yang menggelar Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) untuk menghadapi even tersebut.

“Olahraga ini memang menjadi perhatian kita. Termasuk juga persiapan untuk pelaksanaan PON XX di Papua. Menghadapi itu, kita telah melaksanakan Pelatda. Ini bentuk komitmen kita agar bisa meraih posisi terbaik,” kata Herman Deru.

Persiapan itu, lanjutnya, tidak hanya digelar untuk 37 cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan dalam PON tersebut.

Melainkan juga 10 cabor yang dicoret dari daftar yang dilertandingkan.

Diketahui 10 cabor yang tidak masuk dalam daftar pertandingan yakni balap sepeda, bridge, dansa, gateball, golf, petanque, ski air, soft tenis, tenis meja, dan woodball.

“Kita harapkan Komisi X bisa mengupayakan 10 cabor tersebut bisa juga bisa diikutsertakan. Karena kita juga berpotensi mengukir prestasi di 10 cabor tersebut. Pelaksanaannya 10 cabor itu bisa dicarikan tempat baru. Jika dibutuhkan Sumsel pun siap menjadi tuan rumah pendamping untuk pelaksanaan 10 cabor tersebut,” paparnya.

Geliat olahraga di Sumsel lanjut HD, tak lepas juga karena didukung dengan fasilitas olahraga yang ada di Komplek Jakabaring Sport City. Bahkan Sumsel sendiri, kerap kali dipercaya untuk menggelar ajang kejuaraan olahraga internasional. Terbaru, Sumsel juga ditunjuk sebagai host city pelaksanaan pertandingan sepakbola dunia U20 yang sedianya digelar tahun 2022. Namun karena situasi pandemi covid-19 yang belum usai, pelaksanaannya harus diundur tahun 2023 mendatang.

Tidak hanya itu, sarana olahraga itu juga didukung dengan destinasi wisata alam Sumsel yang indah seperti danau ranau di Kabupaten OKU Selatan dan Pagaralam, sehingga selain fokus bertanding, para atlet dan official bisa langsung menikmati liburan dengan berwisata alam di Sumsel.

“Di danau ranau kita agenda rutin Ranau Gran Fondo yang sudah dua tahun ini kita gelar. Pesertanya pun ribuan bahkan diikuti juga dari luar negeri,” tuturnya.

Disisi lain, Herman Deru juga menyarankan Komisi X DPR RI untuk mengupayakan kembali digelarnya Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) untuk siswa. Hanya saja, upaya tersebut harus dilakukan dengan tidak mengabaikan kesehatan para siswa.

“Ada kebutuhan lain bagi psikologi anak, bukan hanya KBM, namun juga silahturahmi dengan teman. Kita belum berani melakukan belajar offline karena situasi pandemi ini. Kami harap Komisi X mendorong dengan menyegerakan suplay vaksin untuk diberikan ke seluruh siswa maupun tenaga pendidik,” terangnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi X DPR RI sekaligus Ketua Tim Reses Agustina Wilujeng Pramestuti mengungkapkan, 10 cabor yang dicoret dari ajang PON XX di Papua dimungkinkan untuk diikutsertakan kembali.

“Mungkin bisa dipertandingkan di tempat berbeda. Mudah-mudahan Sumsel bisa menjadi pendampingnya karena fasilitas olahraga di Sumsel sangat lengkap,” katanya.

Mengenai soal pendidikan, dia mengatakan pihaknya berupaya agar sekolah offline segera diberlakukan. “Tentu vaksin harus disegerakan, sehingga sekolah offline bisa berjalan.  Pemerintah juga harus menjamin guru, siswa dan lainnya aman dan tidak lagi khawatir. Selain sektor ekonomi dan kesehatan, pendidikan juga harus menjadi prioritas penanganan karena bencana seperti ini bisa sampai tahunan,”ungkapnya.

Ditambahkannya, saat ini kita masih butuh anggaran untuk pendidikan, pemuda dan olahraga serta peningkatan ekonomi kreatif terutama saat pandemi Covid-19 ini sektor Pariwisata yang paling terpuruk oleh karena itu pemotongan pemotongan anggaran yang dilakukan Kementerian Keuangan yang diluncurkan di bidang pendidikan

Pemulihan ekonomi kreatif dan tetap bagaimana pemuda ini bisa menterjemahkan apa sih masalah itu sehingga diturunkan nya anggaran jangan sampai para pemuda di masa pendemi Covid-19 ini ikut dijadikan semacam objek yang didiamkan mereka harus diberikan ruang. Mungkin pada saat anggaran perubahan diberikan anggaran oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga, terangnya.

Terkait kunjungan Komisi X DPR RI ke Provinsi Sumatera Selatan dirinya menjelaskan bahwa potensi provinsi sumatera selatan ini memberikan literasi yang luar biasa bahkan kementerian pendidikan memberikan Dana Alokasi khusus ( DAK) kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dengan peruntukan sekolah sekolah yang rusak seperti misalnya, Gedung SD, SMP, dan SMA/SMK.

Sedangkan untuk perpustakaan kita juga memberikan anggaran sebesar 15 Miliar dan bantuan berupa buku.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI memberikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terkait kunjungan kerja dan Reses Anggota Komisi X DPR RI ini.

Menurutnya saya salut kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan karena dinilai berani dan  tetap memberikan keleluasaan kepada teman teman untuk berusaha walaupun sekolah masih tutup dan mungkin teman teman bekerja juga dibatasi jumlah persentase kehadiran nya di kantor akan tetapi tetap saja event event dilakukan dengan Protokol Kesehatan yang ketat.

Tadi saya sempat bercerita dengan Kepala Dinas Pariwisata bagaimana Pak Gubernur mengambil resiko agar masyarakat nya tidak lapar.

Selain itu Wakil Ketua Komisi X DPR RI ini mendukung sepenuhnya penyelenggaraan Popnas ( Pekan Olahraga Pelajar Nasional) tahun 2022 mendatang  karena dinilai Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan sudah menyiapkan segala infrastruktur yang berkaitan dengan penyelenggaraan POPNAS tersebut.

Ditempat yang sama, Ketua DPRD Sumsel Hj. Anita Noeringhati menyambut baik kedatangan rombongan  komisi X DPR RI.

Laporan : Andrian III Editor : Syarif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here