Rehab Bangunan PKM Rambang Kuang 2019, Diduga Tak Sesuai RAB

43
Proyek rehab bangunan Puskesmas (PKM) Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel pada Tahun Anggaran 2019, diduga tidak sesuai spek (RAB).

OGAN ILIRProyek rehab bangunan Puskesmas (PKM) Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir, Sumsel pada Tahun Anggaran 2019, diduga tidak sesuai spek (RAB). Tak hanya pada pemasangan kasau atap yang diduga asal jadi, juga pada pekerjaan lainnya.

“Pemasangan atap bajanya menggunakan kerangka kayu, seharusnya ya di sambung dengan kerangka baja juga. Dan itu tidak berlangsung lama, oleh kontraktornya langsung ditimpa dengan plafon supaya tidak ketahuan,” sesal warga Rambang Kuang ini seraya meminta namanya tidak disebutkan, akhir pekan kemarin.

Masih menurut warga ini, dirinya juga mengkhawatirkan kondisi atap bangunan karena merupakan tempat pelayanan kesehatan masyarakat, dan banyak dikunjungi oleh warga yang mau berobat.

“Ya sangat disayangkan, terkesan hanya mau meraup keuntungan besar saja tanpa memikirkan keselamatan orang di puskesmas tersebut, kami minta pemerintah memperhatikan hal itu,” ujarnya.

Sementara dari informasi di lapangan, proyek dari Dinas PU Perkim Kabupaten Ogan Ilir melalui dana APBD tahun 2019, yang dikerjakan oleh CV, Musi Persada Lestari ini telah selesai dikerjakan pada akhir tahun 2019 kemarin.

Diduga untuk mengelabui dan mencari keuntungan besar, pihak pelaksana kontraktor memasang kasau kayu pada bagian atapnya dan langsung ditutup dengan plafon agar tidak kelihatan dimata publik.

Selain rehab juga dilakukan pemasangan conblok halaman puskesmas.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Rambang Kuang, Ida Oktasari SP.Keb, saat dikonfirmasi terkait itu mengaku tidak mengetahui teknis pekerjaan rehab bangunan puskesmas tersebut. Dirinya juga menyebut tidak dilibatkan dan hanya menerima serah terima hasil pekerjaan.

“Saya tidak tahu pak, saya tidak pernah diberi RAB-nya apalagi koordinasi, saya hanya menerima saja, setelah pekerjaan itu selesai dikerjakan,” ungkapnya, singkat.

Laporan : Red III Editor : Donni

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here