Realisasi Pelaksanaan APBDes Tahun 2016 Desa Tanjung Lubuk Dipertanyakan

0
260

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG- Realisasi pelaksanaan Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes) Tanjung Lubuk Kecamatan Kayuagung Kabupaten OKI yang bersumber dari Alokasi Dana Desa (ADD) dan Dana Desa (DD) tahun 2016 dipertanyakan. Pasalnya dana yang bersumber dari APBN (Dana Desa) sebesar lebih kurang Rp 700 juta ditambah dengan Alokasi Dana Desa (ADD) sebesar lebih kurang Rp 300 juta tersebut diduga tidak terealisasi sepenuhnya.

Dari informasi yang didapat dari sumber yang jati dirinya minta tidak disebutkan mengatakan, Alokasi Dana Desa dan Dana Desa di Desa Tanjung Lubuk Kecamatan Kota Kayuagung mencapai kurang lebih Rp 1 Milyar, namun realisasinya patut dipertanyakan. Karena dari dana kurang lebih Rp 1 Milyar tersebut hanya dibangunkan jalan setapak dengan lebar 2 meter dan panjang lebih kurang 200 meter, sumur bor 2 unit, Wc 2 unit, pos jaga 1 unit dan beli anak Kambing sebanyak 10 ekor. Kalau dikalkulasi sekitar Rp.400 juta, ditambah untuk tunjangan Kepala Desa dan perangkat desa dan lain-lain paling Rp 300 juta, kalau Rp.400 juta ditambah Rp.300 juta ya kan cuma Rp.700 juta. ‘’Kelebihan dana Rp 300 juta dikemanakan, tanyakan saja sama ke kadesnya langsung kalau tidak percaya,” ujarnya.

Dari informasi sumber tersebut, Kepala Desa Tanjung Lubuk Kecamatan Kayuagung, Arianto hingga saat ini belum dapat dikonfirmasi.

Namun informasi yang berkembang diperoleh informasi, persoalan tersebut telah dilaporkan oleh salah satu Lembaga yang bertugas di Kab. OKI, namun sepertinya laporan tersebut diduga tindak lanjutnya jalan di tempat.

Sementara itu Camat Kayuagung Dedy Kurniawan saat dikoordinasikan beberapa waktu lalu mengenai masalah tersebut mengatakan, masalah tersebut sudah selesai. ‘’Bahkan dengan lembaga yang bersangkutan, sudah banyak Kades mengeluarkan biaya untuk permasalahan tersebut,’’ ujarnya.

Laporan          : Aliaman
Editor/Posting : Imam Ghazali