Ratusan Saksi dari PBB Ikuti Bimtek Pembekalan Saksi Pemilu

60
Saksi dari PBB sedang mengikuti Bimtek dari Panwaslu Kota Palembang, Photo: SU

Sumateranews.co.id, PALEMBANG ─ Merujuk ke Undang undang No7 tahun 2017 pasal 351 ayat 8 bahwa para saksi di Tempat Pemukutan Suara (TPS) dibekali dan dilatih oleh Bawaslu, untuk itu Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Palembang, menunjuk Panwaslu Kecamatan Sako untuk memberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) dan pembekalan saksi TPS se-Kecamatan Sako Palembang, diikuti sebanyak ratusan peserta dari saksi Partai Bulan Bintang (PBB).

Acara berlangsung Senin (8/4/19) di gedung Aula Kecamatan Sako ini diikuti tak kurang dari 900 orang peserta ini terbagi dalam 6 sesi dan waktu pelaksanaan nya selama 3 hari dalam satu sesi sebanyak 150 saksi yang mengikuti pelatihan dan dilakukan 2 sesi dalam satu hari.

Ketua Panwaslu Kecamatan Sako Hendri mengatakan, Ingin memaparkan semua isi materi bimtek ini, supaya pada saat pelaksanaan pemilu nanti saksi dan pengawas TPS maupun KPPS bisa suara atau satu persepsi sehingga pada saat perhitungan suara, bisa mengetahui apa itu surat suara sah atau tidak sah sehingga bertujuan untuk mengurangi tingkat kecurangan maupun pada saat perhitungan nanti ke kisruhan atau pun perbedaan pendapat antara saksi dan pengawas TPS, itu tujuan utama.

“Kita ingin memberikan pembekalan sedikit kepada saksi agar kiranya dapat bertugas nanti di TPS bisa benar benar memahami  pada saat pelaksanaan nanti sehingga perselisihan perselisihan antara KPPS dan saksi maupun pengawas TPS itu bisa terhindarkan”urainya.

Disoal seandainya ada kecurangan dalam pemilihan, Hendri mengatakan, akan memberikan klarifikasi seperti tingkat kecurangan itu menjurus ke rana mana, kalau memang menjurus ke pidana pemilu itu cepat diproses, sesuai dengan tingkatan. Sesuai dengan Undang undang atau aturan yang berlaku.

Disinggung seandainya ada temuan masuk ke rana tindak pidana, Hendri mengungkapkan akan tetap diproses dan akan memanggil KPPS untuk diklarifikasi dan saksi yang menyaksikan atau pelapor di panggil juga.

“Intinya untuk menyamakan persepsi merujuk ke Undang undang No7 tahun 2017 pasal 351 ayat 8 bahwa saksi itu dibekali dan dilatih oleh Bawaslu sehingga kita TPS dan dilapangan nanti bisa sama sama memahami dan satu pendapat,”terangnya.

Hendri Menambahkan, dalam acara ini diintruksikan Bawaslu kota, untuk dilaksanakan di seluruh se-Kota Palembang.  “Kebetulan kita mendapat jatah dari Partai Bulan Bintang sebanyak 900 saksi yang kita latih dibagi 3 hari. Antara lain dari Kecamatan Sematang Borang, Sematang Borang dan Sako, sesuai dengan permintaan partai, karena batas pelatihan itu sampai dengan tanggal 10 April sesuai dengan undang-undang batas waktu pembekalan saksi,”pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama Anggota Panwaslu Kecamatan Sako, Yodi berharap saksi sudah mengetahui apa yang tidak boleh dilakukan oleh saksi parpo seperti. Saksi dilarang menggunakan atribut parpol, harus membawa surat mandat, saksi memastikan logistik masih dalam keadaan tersegel saksi memastikan penghitungan surat suara dimulai dari Presiden DPR RI DPD RI DPRD PROV dan DPRD KAB/ KOTA.

“Apabila nantinya saksi menemukan pelangaran maka saksi dapat melaporkan nya kepada pengawas TPS, sehingga pada saat pelaksanaan nanti dilapangan dapat berjalan sesuai harapan Pemilu yang Aman dan Damai,” tandasnya.

 

Laporan : SU

Editor    : Syarif

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here