Ratusan Mitra GoCar Kembali Serbu Kantor Gojek Palembang

36

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Ratusan mitra GoCar dari sejumlah wilayah di Palembang, Rabu (8/10/2019) kembali mendatangi kantor Gojek Palembang, di jalan Basuki Rahmat Palembang. Sebelumnya aksi serupa juga dilakukan para Mitra GoCar ini, pada Kamis (3/10) lalu. Massa pengemudi online dibawah bendera Gojek ini menuntut pihak perusahaan untuk menyelesaikan persoalan insentif.

Aksi unjuk rasa mitra GoCar ini pun sempat menimbulkan kemacetan jalan di sekitar lokasi demo. Namun aksi demo ini kembali berjalan tertib dibawah pengawalan ketat petugas gabungan Polrestabes Palembang.

Seperti pada aksi sebelumnya, perusahaan Gojek melalui perwakilannya Teuku Parvinanda Head of Regional Corporate Affairs Gojek mengatakan pihaknya tidak bisa merubah regulasi insentif bagi mitra GoCar.

“Sehubungan dengan aspirasi yang kembali disampaikan Mitra GoCAr di kantor Gojek Palembang hari ini, sebetulnya sudah kita jawab sebelumnya. Kami sudah menjawab aspirasi Mitra GoCar ini secara tertulis seperti yang diminta dalam mediasi tanggal 3 Oktober lalu,” jelas Teuku Parvinanda, ketika dibincangi usai melakukan mediasi dengan peserta demo mitra GoCar.

“Sudah kita sampaikan bahwa kebijakan insentif ini tetap berlaku di Palembang dan berlaku secara nasional. Kami juga menjelaskan bahwa kami terus berupaya untuk menjaga keberlangsungan pendapatan Mitra GoCar melalui berbagai program dan inisiatif,” jelasnya.

“Namun ternyata Mitra GoCar kembali menyampaikan aspirasi pada hari ini. Padahal sudah kita jelaskan bahwa insentif adalah bonus tambahan yang diberikan Gojek demi menjaga kualitas layanan. Skema insentif akan selalu menyesuaikan dengan kondisi pasar karena tujuan utama skema insentif adalah untuk mengupayakan titik temu terbaik antara permintaan pelanggan dan ketersediaan mitra Gojek,” terangnya

Dirinya mengatakan meski dengan adanya penyesuaian insentif, mitra masih bisa mendapatkan penghasilan di atas UMK Kota Palembang. Dia juga menyampaikan, bahwa besaran penyesuaian insentif tidak serta merta mengurangi pendapatan mitra.

“Fokus kami pada kesejahteraan mitra tidak hanya terbatas pada tarif dan insentif. Sejak awal, Gojek telah memiliki ragam inisiatif yang menjadikan mitra driver kami terdepan dalam kualitas pelayanan sehingga terus menjadi pilihan pelanggan. Kami mempelopori pelatihan pengembangan skill dan pengetahuan bagi mitra, termasuk pelatihan kewirausahaan khususnya di bidang kuliner untuk memotivasi mitra driver untuk berwirausaha yang nantinya juga bisa menjadi sumber pendapatan tambahan bagi mereka. Hal ini juga sekaligus menjadi wujud komitmen kami dalam mengangkat kesejahteraan mitra driver. Bahkan di Palembang kami telah dan masih mengadakan serangkaian kegiatan yang bertujuan membuat mitra lebih berdaya dan produktif. Mulai dari pelatihan yang bertujuan memberikan skill kepada mitra, hingga ke keluarganya, seperti anak dan istri/suami,” paparnya menjelaskan.

Penyesuaian skema insentif juga dilakukan Gojek untuk terus melakukan berbagai inovasi, perbaikan sistem, standar pelayanan maupun mendorong berbagai program untuk meningkatkan pertumbuhan pengguna.

“Hal ini kami lakukan agar Gojek tetap menjadi platform pilihan konsumen sehingga dapat memastikan keberlangsungan pendapatan Mitra kami secara jangka panjang.
Besar harapan kami, mitra dapat menerima kebijakan ini dan bersama-sama dengan GOJEK terus berupaya untuk memberikan pelayanan terbaik,” harapnya.

“Semangat kami dari pertama kali beroperasi di Palembang sampai dengan sekarang masih tetap sama, yaitu agar melalui teknologi yang kami kembangkan seluruh mitra dapat memiliki peluang untuk mendapatkan penghasilan tambahan,” tukasnya.

Laporan : Yudhi

Editor.   : Donni

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here