Rapat Pemkab dan Hiswana Migas Dianggap Angin Lalu, Harga Tabung Gas Tetap Tinggi

0
312

Sumateranews.co.id, LAHAT – Rapat antara pihak Pemkab Lahat dengan PT Hiswana Migas Selasa (19/9) lalu guna menekan harga tabung gas 3 kg sebagaimana diberitakan, tampaknya dianggap angin lalu.

Sebab hingga Kamis (21/9) harga gas masih tetap tinggi dan tidak beranjak dari tempatnya semula yakni masih mencapai Rp 25.000/tabung. Padahal dalam rapat telah ditetapkan bahwa harga eceran tertinggi (HET) tabung gas di pangkalan se-Kabupaten Lahat adalah Rp 16.000 dan dijual ke masyarakat selaku konsumen adalah Rp 18.000.

Karuan saja, belum bergemingnya harga gas tersebut menjadikan masyarakat mengeluhkannya. ‘’Kami senang setelah membaca media on line Sumatera News dan media lainnya ada rapat antara Pemkab Lahat dengan PT Hiswana Migas yang telah menetapkan harga tabung gas Rp 18.000. Tapi sayang hal itu tak terbukti di lapangan,’’ ujar seorang warga Lahat bernama Marita (40), Kamis (21/9).

Saran Ibu Marita? ‘’Harusnya, begitu ada hasil rapat, maka surat keputusannya langsung disebar ke agen atau pangkalan dan juga ditempel di tempat umum. Agar penjual dan pembeli tahu,’’ cetus Marita seraya pergi membawa tabung gas yang tampak masih kosong di lengan kanannya.

Tingginya harga tabung gas juga terlihat di wilayah Kota Baru Lahat. Tampak seorang ibu rumah tangga bernama Yanti yang baru saja membeli tabung gas pun mengeluh. ‘’Saya baru saja membeli tabung gas, harganya Rp 25.000. Katanya sudah ada rapat dan harganya Rp 18.000 untuk masyarakat,’’ aku Yanti.

Melihat kenyataan di lapangan, ada baiknya pihak yang berkompenten kembali memberikan sosialiasasi terhadap keberadaan tabung gas 3 kg yang bersubsidi tersebut. Jika tidak, maka bukan tidak mungkin masyarakat terpaksa kembali menggunakan kayu bakar buat memasak. Padahal penggunaan kayu bakar yang teramat banyak tentu berdampak tidak baik terhadap lingkungan bahkan dapat membahayakan masyarakat itu sendiri.

Laporan : Novita/Idham

Editor : Imam Ghazali

Posting : Andre