Raih Wakil 1 Bujang Gadis Kampus, Tata Siap Aplikasikan Visi Misi STIA Satya Negara

0
45
Raih Wakil 1 Bujang Gadis Kampus, Tata Siap Aplikasikan Visi Misi STIA Satya Negara
Raih Wakil 1 pada pemilihan Bujang Gadis Kampus (BGK) STIA Satya Negara, Athalia Tierani Sireger siap mengaplikasikan visi dan misinya menjadi Duta Pendidikan dan Kebudayaan di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Satya Negara.

PALEMBANG – Usai meraih Wakil 1 pada pemilihan Bujang Gadis Kampus (BGK) STIA Satya Negara, Athalia Tierani Sireger siap mengaplikasikan visi dan misinya menjadi Duta Pendidikan dan Kebudayaan di Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Administrasi (STIA) Satya Negara.

Grand Final BGK STIA Satya Negara yang mengusung tema “Menciptakan Generasi Hebat Mahasiswa Setia Satya Negara di Era New Normal yang Berjiwa Kreatife, Inovated, Educated Andreligious”, digelar di kampus STIA Satya Negara, pada Sabtu (27/03/2021).

Tata panggilan sehari -hari Athalia Tierani Siregar yang mempunyai hobby menari ini selalu percaya diri saat penilaian BGK STIA Satya Negara, baik itu pada babak penyisihan maupun pada babak Grand Final.

“Alhamdulillah walau hanya meraih Wakil 1 BGK STIA Satya Negara, saya bangga sudah bisa mengexplore apa yang ada dalam diri saya, kedepan apa yang saya dapat selama dalam pemilihan BGK ini akan saya aplikasikan dalam kegiatan baik di Kampus STIA maupun di masyarakat,” ucap Tata, usai menerima penghargaan dari Dewan Juri.

Ia mengucapkan terima kasih pada semua pihak yang telah mensuportnya dan tak henti-hentinya memberikan semangat padanya hingga selalu percaya diri saat tampil di ajang pemilihan BGK tersebut.

“Terima kasih buat teman-teman, saudara-saudara terutama ibu saya yang selalu memberikan motivasi untuk tetap semangat, ibu saya inilah yang membuat saya yakin setiap langkah demi langkah proses pemilihan BGK, hingga akhirnya saya berhasil meraih Wakil I BGK STIA Satya Negara,” ungkap Tata.

Sementara Ketua Pelaksana Bujang Gadis Kampus, Novriansya Putra mengatakan, kegiatan BGK STIA ini dilaksanakan rutin tapi di masa pandemi ini adalah hal yang paling berkesan,dimana semua peserta yang dibatasi dan harus menerapkan protokol kesehatan.

“Hari ini kita melaksanakan grand final Bujang gadis kampus tahun 2021, yang awalnya karena ini masa pandemi jadi hanya 20 peserta setelah dilakukan penilaian yang mengikuti grand final hanya 5 pasang,” katanya.

Ia mengharapkan, bagi para pemenang nantinya agar bisa mencontohkan bakat kreatif terkhusus dibidang ekonomi untuk memulihkan ekonomi nasional.

“Kita berharap bagi finalis yang terpilih nanti sesuai dengan tema kita, selain itu kita juga mencari sosok yang bisa menjadi leader atau pemimpin bagi mahasiswa STIA Satya Negara khususnya di bidang ekonomi kreatif karena di masa pandemi covid-19 sangat dibutuhkan ide kreatif dari mahasiswa yang bisa mengembangkan bakat dari mahasiswa yang ada di kampus kita,” harapnya.(Rilis SMSI Sumsel)

Editor : Donni

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article