PWI OKI Minta, Kades Jambu Ilir Diproses Secara Hukum

0
267

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG- Puluhan wartawan di Kabupaten Ogan Komering Ilir (Kab.OKI) yang  tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kab.OKI dan Ketua PWI OKI, Mat Bodok didampingi Sekretaris PWI OKI Lidya Theodora Sinaga  beserta  wartawan yang tergabung dalam Ikatan Wartawan Online OKI mendatangi Kantor Polres OKI, Senin (30/10). Kedatangan Ketua PWI OKI dan para wartawan diterima langsung oleh  Kepala SPKT Polres OKI  sebagaimana Laporan Polisi Nomor : LP/B/227/X/2017/Sumsel/Res OKI.

Kedatangan para awak media ke Polres OKI merupakan tindak lanjut atas pelecehan profesi wartawan yang diduga telah dilakukan oleh Kepala Desa Jambu Ilir Kab. OKI Provinsi Sumatera Selatan, Yakkub MS di atas podium dalam forum resmi pada acara sesi Tanya jawab antara peserta  dengan Kapolres OKI pada kegiatan “Penyuluhan Dalam Rangka Optimalisasi Penggunaan, Penanganan, Pengawasan, dan Penanganan Permasalahan Dana Desa  Tahun 2017” yang dilaksanakan  di Gedung Kesenian Kayuagung, Kamis (26/10/2017) lalu yang dihadiri oleh Wakil Bupati OKI, H.M. Rifa’i SE, Kapolres OKI AKBP Ade Hariyanto SH MH SIk, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa OKI, Hj Nursula beserta stafnya, para kapolsek serta Babinkamtibmas kepolisian se-OKI, para camat dan para Kades se-Kab.OKI serta para undangan lainnya.

Ketua PWI OKI, Mat Bodok ST didampingi Sekretaris PWI OKI, Lidya Theodora Sinaga mengatakan, mereka melaporkan oknum kades tersebut sebagaimana laporan dari rekan-rekan wartawan ke PWI OKI dan juga berita yang telah ditayangkan baik di media online, koran maupun media lainnya serta bukti rekaman yang telah didengar secara langsung, bahwa Kades Jambu Ilir Yakkub MS diduga telah melecehkan atau menghina profesi wartawan dalam forum resmi.

Lebih lanjut dikatakan Mat Bodok, kalimatnya begini “ Ini Kepala Desa sebenarnya harus takut karena datangnya berpakaian dinas Polisi,yang menyusahkan ini Pak, pakaian kaos jam 6 jam 7 malam masih ngetok pintu minta ongkos untuk beli minyak “Ini Wartawan”, mohon maaf kawan-kawan wartawan. Jadi kami belum mengerti kantor wartawan itu tutupnya jam berapa Pak, terima kasih’, menirukan ucapan Yakkub MS. ‘’Dengan ucapan tersebut kami merasa bahwa profesi wartawan sangat dipermalukan oleh oknum kades tersebut, bahkan pada saat usai acara, beberapa teman-teman bertanya langsung dengan oknum tersebut, namun dirinya (Yakkub MS) tetap mengatakan bahwa itu adalah wartawan. Kami tidak terima diperlakukan seperti begitu,” timpal Sekretaris PWI OKI,Lidya.

“Kami minta pihak kepolisian dapat menindaklanjuti laporan tersebut dan dapat memprosesnya secara hukum kasus dugaan pelecehan dan penghinaan terhadap profesi wartawan tersebut,” tandas Mat Bodok.

Sementara itu Kapolres OKI AKBP Ade Hariyanto SH MH Sik saat dikonfirmasi wartawan membenarkan adanya laporan dari para awak media melalui PWI OKI. Menurutnya, saat ini laporan tersebut sudah ditindaklanjuti dan akan segera melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi-saksi.

Dari pantauan wartawan di lapangan, sebelum oknum Kades tersebut dilaporkan oleh PWI OKI, Yakkub MS mendatangi Kantor PWI OKI dengan maksud untuk meminta maaf. “Saya datang ke kantor ini minta maaf”. Namun para pengurus dan sejumlah wartawan tetap sepakat laporan terebut disampaikan ke Polres OKI.

Informasi yang berhasil dihimpun wartawan media ini, bahwa Oknum Kades Jambu Ilir, Yakkub MS  tersebut pada (26/10) setelah acara selesai, sejumlah awak media  meminta agar oknum Kades Jambu Ilir, Yakkub MS tersebut meralat perkataannya, namun oknum kades tersebut tetap mengakui kalau yang melakukan itu  adalah wartawan. “Iyo wartawan, tapi tidak semua wartawan, ado bae (ada saja) sikok (satu), duo (dua). Namun saat dirinya (Yakkub MS) terus dikonfirmasi wartawan, Yakkub MS minta maaf ‘Kalo mak itu (kalau begitu,red) aku minta maaf. Namun ketika disinggung kalau dirinya telah melecehkan wartawan, oknum Kades tersebut kembali bersikeras dan malah situasi bertambah tegang, beruntung tidak terjadi hal-ha yang tidak diinginkan. ”Jadi kami nak makmano, nak duet apo, sudah lapor kelah kalu nak ngelapor,” tandas Yakkub MS.

Laporan             : Aliaman

Editor/Posting    : Imam Ghazali