PWI OKI dan Wartawan Online Sambangi Polres OKI

0
171

OKI.Sumateranews.co.id. Dalam rangka menyampaikan solidaritas terhadap rekan wartawan yang terjadi di Kabupaten Way Kanan yang dilecehkan profesi wartawan oleh Kapolres Way Kanan AKBP Budi Asrul Kurniawan beberapa hari lalu, agar hal tersebut tidak terjadi di wilayah Bumi Bende Seguguk, Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) bersama Wartawan Online Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) datangi Polres OKI (29/8).

Pelecehan pada wartawan tersebut seperti, pernyataan Kapolres Way Kanan AKBP Budi Asrul Kurniawan pada wartawan bertugas disana, Way Kanan saat liputan batu bara yang berucap saat itu, lebih baik nonton bokep daripada baca Koran.

Pernyataan inilah yang menjadi persoalan yang membuat para awak media mengecam seorang pejabat kepolisian bertentangan dengan Undang-undang No 40 Tahun 1999 tentang kode Etik jurnalistik wartawan.

Maka itu, PWI OKI dan Wartawan Online OKI mendatangi Mapolres OKI guna, meningkatkan hubungan yang selama ini sudah terjalin dengan baik, jangan sampai rusak oleh hal yang sepele.

“Kita jangan latah, Wartawan OKI selama ini baik-baik saja dan tidak persoalan yang tidak bisa diselesaikan dengan cara komunikasi yang baik,” kata Kapolres OKI AKBP Ade Herianto melalui Kasat Intel AKP Yusuf Solehat SH SIk ketika menyambut kedatangan wartawan.

Kasat Intel juga, berharap apa yang terjadi di Polres Way Kanan dengan wartawan jangan sampai terjadi di Kabupaten OKI.

“Saya tahu persis wartawan di sini yang mana yang cetak dan yang mana online. Tak hanya itu, pemilihan Ketua PWI juga saya ikuti dengan baik,” ujar AKP Yusuf seraya menyebut Ketua PWI OKI Mat Bodok.

Menurut kasat, diantara polisi dan wartawan kita saling melengkapi, Kita harus bisa saling melengkapi, walaupun tidak semua polisi yang masih banyak kekurangan dan ini bisa kita lengkapi dikit demi sedikit antara kelebihan kita.

Demikian wartawan juga banyak kekurangan khususnya wartawan mingguan dan bulanan yang tidak begitu paham dengan polisi yang bertugas di Polres, tentunya wartawan dan Ketua PWI yang bisa menutupi kekurangan tersebut.

Yang jelas kita harus selalu berprasangka positif , apabila ada rekan polisi yang sulit dikoordinasi atau sombong bisa sampaikan dengan saya,” kata AKP Yusuf “Saya di sini juga sebagai wasda juga perintah pimpinan. Dan kita harus sama-sama  sampaikan secara bersama dan saling berpikir positif dengan hubungan kita yang sudah baik selama ini,” ujar AKP Yusuf sembari berharap agar hubungan yang baik harus terus terjaga.

Semetara itu, Ketua PWI OKI Mat Bodok ST melalui Sekjen PWI Lidya Sinaga SH menyayangkan, apa yang diucapkan oleh Kapolres Way Kanan AKBP Budi Asrul Kurniawan.

Meskipun, kapolres keberatan untuk menjawab pertanyaan wartawan janganlah melecehkan profesi wartawan.Sebab jelas, pihak kepolisian, Kapolri ada hubungan erat dengan Insan Pers dimanapun berada, apalagi jajarannya.

“Wartawan bekerja berdasarkan tugas dan profesi sebagai wartawan yang dilindungi Undang-undang. Apalagi, yang dilakukan seorang Kapolres Way Kanan AKBP Budi sangat bertentangan dengan UU No 40 Tahun 1999 tentang kode etik jurnalistik wartawan,” jelas Lidia yang mengecam keras seorang petugas seperti ini lupa dengan janjinya bahwa polisi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat. Sejogjanya AKBP Budi bukan hanya dipecat dari jabatannya, harus menjalankan hukuman sesuai dengan UU Pers yang berlaku.

Laporan  : Aliaman

Editor   : Imam Ghozali

Posting  : Andre