Puluhan Tanda Tangan Stop Hoax di Stand Kominfo Ogan Ilir

0
248

Sumateranews.co.id, INDRALAYA- Sejak dimulai pembukaan Musabaqoh Tilawatil Quran beberapa hari yang lalu, stand Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Ogan Ilir terus dikunjungi oleh warga. Baik yang datang melihat-lihat foto kegiatan Bupati OI HM Ilyas Panji Alam MM ataupun sekedar membumbuhkan tanda tangan stop hoax di spanduk.

Pantauan wartawan Sumateranews.co.id hingga Kamis (3/5/2018), tampak  puluhan warga telah membumbuhkan tanda tangan stop hoax antara lain Bupati OI HM Ilyas Panji Alam MM, Ketua TP-PKK Kabupaten OI Meli Mustika  SE MM, Kapolres Ogan Ilir AKBP Gazali Ahmad SIK MH, Camat Tanjung Batu Dasri S.Ip, dan warga lainnya.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Drs Yohanas MP.d  melalui Kabid Pengelolaan Komunikasi Publik Mira Diani S.T MSi mengatakan berita palsu atau hoax, yang kerap beredar luas lewat media sosial menjadi keprihatinan bersama. Untuk melawan hoax ini, menurutnya perlu strategi jangka pendek dan jangka panjang.

Masih dikatakan  Kabid PKP Diskominfo  ada tiga langkah jangka pendek untuk memerangi hoax. Pertama Penegakan hukum. “Kita punya hukum, tegakkan. Jangan tebang pilih,” katanya.

Adapun yang  kedua melibatkan penyelenggara platform. Penyebaran hoax banyak terjadi di media sosial, untuk itu ia berharap penyelenggara platform tersebut dilibatkan untuk melawan hoax, misalnya pemerintah memberlakukan denda bagi penyelenggara media sosial yang tidak melakukan langkah yang cukup untuk meredam informasi tidak benar.

‘’Dan ketiga edukasi masyarakat. Perlu ada edukasi bagi masyarakat untuk melapor bila menemukan hoax dan pelakunya. Pengguna internet dapat melapor ke aduankonten@mail.kominfo.go.id,’’ tegasnya.

Laporan          : Lubis

Editor/Posting : Imam Ghazali