Puluhan Pengemudi Trevel Demo Pemkot Prabumulih

0
266
ilustrasi net

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH  –    Puluhan orang yang berasal dari komunitas sopir travel melakukan aksi demo di halaman Kantor Pemerintah Kota (Pemkot) Prabumulih, Selasa (15/5) pagi.

Mereka mendesak agar pemerintah segera mengevaluasi jam operasional Bus Damri yang dinilai merugikan sopir travel tersebut, dikarenakan Bus Damri ini telah merebut para penumpang yang ingin menaiki travel mereka. “Kami ingin walikota segera mempertimbangkan kembali masalah jam kerja Bus Damri. Karena dengan kehadiran Bus Damri, pendapatan kami sebagai travel semakin berkurang,’’ tegas  Ujang (38) selaku koordinator demo tersebut .

Ujang pun mengatakan bahwa sebelumnya program Bus Damri ini diperuntukkan mahasiswa dan hanya membayar 20 ribu rupiah. ‘’Tetapi mengapa sekarang ini orang umum pun bisa menaiki Bus Damri ini dengan harga yang sama yaitu 20 ribu rupiah juga,’’ jelas Ujang lagi.

Ujang pun meminta kepada Pemerintah Kota Prabumulih untuk menertibkan Bus Damri yang dulunya hanya 5 bus yang beroperasi sekarang bisa 19 unit yang beroperasi di Prabumulih ini.

Menanggapi hal tersebut Pejabat Walikota Prabumulih H Richard Cahyadi berjanji akan meninjau kembali jam operasional Bus Damri dan mengurangi jumlah armada yang saat ini beroperasi. “Saat ini jumlah armada bus damri tujuan dari Palembang ke Prabumulih berjumlah delapan unit, dan kedepan akan dikurangi menjadi empat unit. Dua dari Palembang dan dua lagi dari Prabumulih,” tegasnya di depan para pendemo.

Richard juga mengimbau agar para sopir travel untuk selalu tertib berlalu lintas dan tidak membuat kemacetan khususnya di kawasan Pasar Kota Prabumulih.

“Saya tekankan kepada Dinas Perhubungan agar mempermudah perizinan yang berkaitan dengan aturan dan operasional travel, seperti perizinan. Dan saya meminta pihak terkait jangan sekali-kali mengambil biaya administrasi apapun di luar ketentuan dan aturan yang berlaku,” tegas Richard.

Laporan          : Taufik Hidayat

Editor/Posting : Imam Ghazali