Pulang Mengantar Ibu Mertua ke Pasar, Anggota TNI Dibegal Enam Pria Tak Dikenal

0
548

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Aksi kejahatan kawanan pelaku begal motor lagi terjadi di kota Prabumulih. Tak tanggung-tanggung, kali ini korbannya seorang anggota TNI bernama Bambang Prayitno. Korban dibegal oleh enam pria tak dikenal saat hendak pulang usai mengantar ibu mertuanya ke pasar. Peristiwa begal yang dialami korban ini terjadi di kawasan Jalan Pandean Kelurahan Mangga Besar Kecamatan Prabumulih Utara atau berjarak sekitar 300 meter dari rumah korban, pada Rabu pagi (13/09) sekitar pukul 04.30 WIB.
Informasi yang diterima dilapangan menyebutkan, saat itu korban berjalan mengendarai sepeda motornya dengan kecepatan sedang menuju kerumahnya, usai mengantarkan ibu mertuanya ke pasar. Namun saat memasuki lokasi kejadian (TKP), tiba-tiba kendaraan korban dicegat oleh enam orang pria tak dikenal dan memaksa mengambil kunci kontak motor korban.
Korban Bambang yang sempat terkejut melihat tindakan kawanan pelaku, langsung memberikan perlawanan. Dengan jiwa ksatria dan pantang menyerah yang mengalir di tubuh sebagai anggota TNI, dirinya bergumul dan berusaha mempertahankan sepeda motornya dari cengkeraman para pelaku. Namun karena kalah jumlah dan pelaku membawa senjata tajam jenis pisau, korban tak bisa menggelak lagi ketika sabetan pisau milik salah satu pelaku mengenai bagian dada sebelah kiri atas serta perut sebelah kiri korban.
Meski sudah terluka, korban masih memberikan perlawanan. Beruntung saat kejadian melintas seorang tukang ojek yakni Rudi (38) yang melihat korban dikeroyok kawanan begal menghentikan laju motornya, dan berusaha membantu korban dari keroyokan para pelaku. Namun bukannya kabur, kawanan pelaku semakin membabi buta dan juga memukuli tukang ojek.
Beruntung keduanya selamat, setelah salah satu pelaku mengajak rekan-rekannya untuk kabur meninggalkan korban dan seorang tukang ojek. Para pelaku kabur karena suasana sudah menjelang pagi dan langit mulai terang. Sementara meski mengalami sejumlah luka, anggota TNI ini berhasil mempertahankan sepeda motornya.
Tak lama setelah kawanan pelaku kabur, melintas seorang warga lainnya bernama Bahodin yang melihat korban kondisinya sudah terkapar. Akhirnya, dibantu warga sekitar korban pun dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RS AR Bunda Prabumulih untuk diberikan perawatan tim medis.
“Memang ado nian ku dengar wong ribut-ribut ngomongke pagi tadi ado yang keno tujah oleh wong enam pelaku begal motor yang nak merampas motornyo. Tapi katonyo motornyo dak sempet dibawa kabur pelakunyo, la sempet kabur dulu mereka sebelum hari siang,” ungkap Rudianto (45) salah satu diantara warga yang berkumpul di sekitar kawasan jalan lokasi TKP itu, kemarin.
Sementara itu, pihak kepolisian dari Polres Prabumulih saat dikonfirmasi enggan berkomentar lebih jauh terkait adanya kejadian tersebut. Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto SH MH pun kepada wartawan mengaku, belum menerima laporan terkait kejadian aksi begal tersebut. “Kasus apa dan di mana kejadiannya?, kalau kami belum ada laporannya coba tanyakan sama Polsek Barat,” tandasnya.
Laporan : Abdullah DOnni
Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article