PT. WASKITA KARYA PERBAIKI JALAN, PEMKAB OKI DIHARAP AWASI LANGSUNG

0
247
Teks foto : Tampak para pekerja dari PT. Waskita Karya sedang memperbaiki jalan yang rusak di kuku Jembatan Kayuagung. (foto: ali)

Sumateranews.co.id, KAYUAGUNG- Terkait pemberitaan sebelumnya, dimana salah satu truck yang mengangkut material bahan bangunan terjebak  di kubangan lumpur yang berlubang di kuku Jembatan Kayuagung, pihak PT. Waskita Karya sesi III segera melakukan tindakan perbaikan jalan tersebut.

Salah satu pegawai PT. Waskita Karya yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi dilapangan mengatakan dia hanya melaksanakan tugas untuk memperbaiki jalan yang rusak oleh pimpinan kami. ‘’Kalau mau informasi lebih lanjut silakan Bapak tanya langsung ke Kantor PT. Waskita Seksi III di dekat Masjid Al Mahdi di Jalan Sepucuk Kayuagung,’’ cetusnya.

Sementara itu Umar Sani (43) warga Kutaraya saat dibincangi wartawan Sumateranews.co.id mengatakan, memang sudah sewajarnya jalan tersebut diperbaiki. Selain jalan sudah rusak juga sudah tergenang air sehingga menimbulkan kubangan lumpur, juga sangat berbahaya sekali bila terus dibiarkan. Para pengendara sering terjebak dan sering juga mengalami kecelakaan akibat saling mendahului antara pengendara yang satu dengan yang lain.

‘’Kita berharap kiranya pihak pemerintah daerah Kab.OKI juga bisa dapat meninjau dan mengawasi langsung pekerjaan perbaikan jalan, sehingga mutu dan kualitas jalan yang diperbaiki sesuai dengan yang diharapkan. Selain jalan, kami juga berharap siring atau got yang rusak segar juga diperbaiki. Kalau saluran got tersebut buntu maka bisa dipastikan aliran drainase pembuangan limbah rumah tangga akan mampet dan berakibat fatal, bisa-bisa air meluap di pemukiman warga setempat dan baunya bisa menyengat,’’ tegasnya.

Dari pantauan wartawan Sumateranews.co.id di lapangan, tampak para pekerja dari PT. Waskita Karya divisi III memperbaiki jalan yang berlubang tersebut. Namun para pekerja tidak memenuhi Standard Operasional Pekerja (SOP). Dimana para pekerja banyak yang tidak memakai helm pengaman dan maupun sarung tangan untuk memegang alat pemecah aspal.

Laporan          : Aliaman

Editor/Posting : Imam Ghazali