Proyek Irigasi Rawa Suka Makmur Tahap II Diduga Syarat Penyimpangan

0
183

TULANG BAWANG – Proyek pembangunan jaringan irigasi daerah irigasi rawa suka makmur tahap II diduga syarat penyimpangan, pasalnya CV Malabar inti kontruksi dalam pemasangan papan informasi pekerjaan tidak mencantumkan nilai pagu anggaran pada pekerjaan pembangunan yang terletak di kampung Suka Makmur Kecamatan Penawar Aji Tulang Bawang berpotensi banyak kecurangan.

Betapa tidak hal ini jelas telah melanggar UU no 14 tentang sistem keterbukaan informasi publik serta permen PU no 29/prt/m/2006 tentang tehnis bangunan gedung,permen PU no 12/prt/m/2014 di mana di dalam aturan aturan tersebut jelas mewajibkan pihak rekanan atau pun pemborong untuk memasang papan nama pekerjaan secara lengkap sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat.

Saat awak media menyambangi ke lokasi pembangunan saluran irigasi rawa suka makmur hanya bertemu dengan salah satu pengawas tehnik pekerjaan dari pihak kontraktor CV MIK dan beberapa pekerja yang sedang melakukan pekerjaan anyaman besi pintu air dengan tanpa mengenakan APD.

Saat ditanya soal tidak dicantumkannya nilai pagu anggaran proyek, pengawas bagian tehnik pekerjaan CV MIK menjelaskan pada awak media itu anjuran dari PU.

“Kalau soal pagu anggaran itu tidak tercantum di papan proyek, kami tidak tau. Karena itu anjuran dari pihak PU pak. Silahkan bapak hubungi aja orang PU nya. Karna itu anjuran dari mereka” ucapnya.

Sementara AG pemilik CV MIK selaku kontraktor yang mengerjakan proyek irigasi rawa Suka makmur tahap dua saat dihubungi melalui sambungan selulernya hingga berulang kali tidak ada jawaban.

Diharapkan pada instansi yang terkait agar dapat menegur keras kepada kontraktor pemenang tender pekerjaan yang dengan sengaja tidak mencantum kan nilai pagu anggaran, terlebih didapati para pekerja di lapangan tidak satupun mengenakan perlengkapan APD saat bekerja.

Sementara salah satu warga yang ada di seputaran kegiatan proyek mengatakan, pekerjaan proyek pemerintah yang dianggap sangat besar terlihat janggal karena tidak mencantumkan nilai anggarannya terlebih soal material besi bangunan.

“Menurut saya sangat janggal dan aneh proyek ini pak. Karna yang biasa nya di papan informasi itu di cantum kan nilai anggaran nya. Tapi ini kok ga ada ya, terlebih matrial yang saya liat kayak nya banyak yang tidak setandar PU,” ucap warga yang enggan disebutkan namanya ini. (Hry)

Editor : Donni