Prostitusi Jaringan Sosmed, Mega Bersama Komplotan Diringkus

189

Sumateranews.co.id, LUBUKLINGGAU-Jajaran Polsek Lubuklinggau Barat berhasil meringkus Komplotan Mega dengan indikasi prostitusi jaringan Sosial Media (Sosmed) dan melakukan pemerasan terhadap Muhadi (31) warga Jalan Desa Sumber Harapan RT 04 Kelurahan Sumber Agung Kecamatan Belitang Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur (OKUT).

Mega (21) warga Jalan Depati Said RT 02 Kelurahan Sido Rejo Kecamatan Lubuklinggau Barat II bersama Andi Sutiono alis Andi (22) warga Jalan Depati Said RT 02 Kelurahan Sidrejo Kecamatan Lubuklinggau Barat 2 dan Apiyondi alis Pion (22) warga Jalan Depati Said RT 03 Kelurahan Sidorejo Kecamatan Lubuklinggau Barat 2 serta Redo Tomi Saputra (25) warga Jalan Bangka RT 3 Kelurahan Linggau Ilir Kecamatan Lubuklinggau Barat 2, diduga melakukan pemerasan terhadap Muhadi (31).

Saat itu, Jumat (07/12/ 2018) sekira pukul 17.30 WIB korban berkenalan dengan Mega melalui medsos yakni Wechat.

Kemudian, dari hasil perkenalan itu Mega menjajakan diri untuk kencan dengan korban. Selanjutnya, pelaku berjanji untuk pesan hotel. Setelah masuk ke salah satu kamar tiba-tiba didatangi oleh 3 (tiga) orang laki-laki tidak dikenal yaitu Andi mengaku sebagai suami dari pelaku Mega, Tomi mengaku sebagai Polisi serta Pion merupakan teman pelaku, dengan kejadian tersebut korban langsung diminta sejumlah uang sebesar Rp 5.000.000 (lima juta rupiah).

Apabila tidak bisa memberi uang tersebut korban akan diancam akan dibawa ke kantor polisi. Merasa ketakutan korban mengajak komplotan Mega tersebut ke Kantor Bank BRI di Kelurahan Pasar Pemiri untuk mengambil uang di ATM.

Kemudian, Selasa (18/12/2018) sekira pukul 21.00 WIB rombongan pelaku kembali melakukan perbuatan yang sama yaitu mengajak ketemu di stasiun dan meminta uang kembali pada korban.

Karena tidak bisa memberikan uang kepada pelaku. Akhirnya kendraaan milik korban dibawa oleh rombongan pelaku. Atas kejadian tersebut korban langsung melaporkan ke Polsek Lubuklinggau Barat.

Kapolres Lubuklinggau AKBP Dwi Hartono melalui Kapolsek Lubuklinggau Barat Iptu Sofian Hadi mengatakan setelah mendapatkan laporan dari korban ia memerintahkan Unit Reskrim Polsek Lubuklinggau Barat langsung melakukan penyelidikan terhadap Mega yang tinggal di Kelurahan Siderjo, Rabu (19/12/ 2018) sekira pukul 15.30 WIB.

Selanjutnya, dilakukan pemancingan terhadap Andi merupakan suami Mega untuk menyerahkan sepeda motor milik korban dan dengan memberikan uang tebusan sebesar 5 juta guna menukar sepeda motor milik korban.

Kemudian, Andi menyuruh korban mengantar uang di Indomaret Kelurahan Lubuk Aman. Sementara itu pelaku bersama temannya Apriyono als Pion berhasil ditangkap.

Selanjutnya dikembangkan kembali dan dilakukan pengkapan terhadap Tomi di Kelurahan Linggau Ilir.

“Para pelaku langsung dibawa ke Polsek Lubuklinggau Barat guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil keterangan para pelaku mengakui perbuatanya sesuai dengan perannya masing-masing,” tegas Kapolsek.

Sementara, untuk uang hasil pemerasan sebesar 5 juta tersebut sudah habis dibelikan pelaku berupa perhiasan emas 2 buah cincin dan 1 pasang antingan.

Dari komplotan Mega tersebut berhasil menyita barang bukti berupa 2 buah cincin emas seberat 3 gram, sepasang anting emas seberat 1 gram, 1 buah HP jenis Mito warna hitam, 1 unit motor honsa supra X 125, 1 unit motor Honda Bead serta seperangkat alat bong ditemukan di rumah Mega.

Laporan          : Shandy
Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here