PONPES ITTIFAQIAH OI, SALAH SATU PONPES BERPENGARUH DI INDONESIA

0
242

 

 

Sumateranews.co.id, INDRALAYA-  Di usianya yang ke-50 tahun (sejak 10 Juli 1967), sebuah kehormatan bagi Pondok Pesantren Al-Ittifaqiah. Sebab termasuk salah satu di antara dua puluh tujuh ribu pondok pesantren di Indonesia yang masuk dalam buku “Pesantren-pesantren Berpengaruh di Indonesia”. Bersanding dengan beberapa pesantren yang populer di Indonesia lainnya, misalnya Pondok Modern Darussalam Gontor, Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan Madura, Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, dan Pondok Pesantren Darunnajah Ulujami Jakarta.

Dengan sedikit mengulas persoalan pesantren sebagai lembaga pendidikan paling tua di Indonesia yang punya daya tahan luar biasa. Dalam catatan editor disebutkan bahwa, selain memenuhi prasyarat dasar dengan kehadiran figur seorang kyai, santri, pondok, kajian kitab-kitab kuning, dan bangunan masjid yang menjadi episentrum kegiatan santri dan masyarakat, masih banyak faktor lain yang membuat sebuah pesantren mampu bertahan selama puluhan bahkan ratusan tahun dengan daya pengaruh dan sumbangsih yang besar.

Dua puluh pesantren yang termuat di buku ini membuktikan agar tak ditelan derap zaman, pesantren tidak boleh berhenti sebagai lembaga pendidikan dan menjadi penjaga moralitas agama semata. Pesantren juga harus turut aktif menjadi pengerek terdepan bagi perubahan sosial di tengah-tengah masyarakat, ini menguak rahasia bagaimana para kyai merintis, mengembangkan, dan memajukan pesantren sambil mendayung di antara dua arus yang saling bertolak belakang antara mempertahankan tradisi dan mengakomodasi modernisasi.

“Subhanallah. Alahamdulillah. Allahu akbar. Spektakuler! PPI masuk dalam buku Pesantren-pesantren Berpengaruh di Indonesia. Ini keberkahan dan kehormatan bagi Al-Ittifaqiah, bahwa prestasi yang dilekatkan buku ini kepada Al-Ittifaqiah meski kita jaga pertanggungjawabannya.”, ungkap Mudir, Drs. K.H. Mudrik Qori, MA mengomentari buku tersebut, Senin (10/7).

 

Apalagi di usianya pondok pesantren Al – Ittifaqiah yang ke 50 tahun ini mendapat kunjungan dari Duta Besar Jepang Untuk Indonesia, H.E.Mr Masfumi ISHII dan Istrinya serta rombongan yang disambut langsung oleh Mudir Drs KH Mudrik Qori MA.

Laporan   : H. Sanditya Lubis

Editor      : Imam Ghazali

Posting     : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article