Polsek Tanjung Raja Gelar Satgas Karhutla

0
259

Sumateranews.co.id, OGAN ILIR- Untuk mengantisipasi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah hukum Polsek Tanjung Raja, Rabu sore (28/2/2018), Kapolsek Tanjungh Raja menggelar rapat pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Karhutla di beberapa desa yang berpotensi terjadi Karhutla. Kegiatan tersebut melibatkan berbagai stakeholder, dari unsur Kepolisian, TNI hingga Pemerintah Desa, dan Karang Taruna.

Kapolsek Tanjung Raja, AKP Arfanol Amri, SH dalam sambutannya menyampaikan, kegiatan ini atas dasar perintah Presiden RI yang menyatakan tahun ini untuk menghadapi event olahraga Internasional Asian Games 2018 pada Agustus 2018 di Kota Palembang harus bebas asap kebakaran.

“Kegiatan ini digelar agar zero bencana asap, serta kepedulian semua unsur untuk mencegah bencana asap, khususnya di wilayah Ogan Ilir,” ujarnya di hadapan peserta rapat.

Lebih lanjut, Kapolsek ini mengatakan, untuk semua kepala desa yang diundang dalam kegiatan ini, adalah desa yang sangat berpotensi terjadi Karhutla. Adapun desa yang dimaksud, yakni Tanjung Temiang, Belanti, dan Siring Alam.

“Namun tidak menutup kemungkinan ada desa-desa lainnya yang berpotensi terjadinya Karhutla,” terangnya.

Arfanol berharap, dengan adanya Satgas di setiap desa tersebut bisa langsung ditindaklanjuti dengan membuat posko siaga Karhutla. Selain itu, bisa mengajak peran serta masyarakat lainnya untuk peduli Karhutla.

“Apabila ada kreativitas masyarakat untuk antisipasi Karhutla, bisa disampaikan kepada pihaknya agar bersama mencegah terjadinya Karhutla,” pungkasnya.

Salah satu anggota Satgas Desa Belanti, Rusmadi mengatakan, sangat mengapreasi adanya rapat koordinasi Satgas Karhutla yang digelar Polsek Tanjung Raja. Pasalnya, bisa dengan adanya Satga diharapkan bisa mengatasi Karhutla secara bersama-sama.

“Kegiatan ini tentu sangat membantu warga di desa ini dalam menghadapi bencana Karhutla,” tegas pria juga Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Belanti.

Dalam kegiatan tersebut, digelar juga acara penyerahan secara simbolis maklumat bersama Gubernur Sumsel, Kapolda Sumsel dan Pangdam II Sriwijaya, tentang larangan Karhutla oleh Kapolsek Tanjung Raja kepada camat, pihak perusahaan, dan masyarakat.

Laporan : H. Sanditya Lubis
Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article