Polsek Pemulutan Terus Sosialisasikan Bahaya Kebakaran Lahan

0
107

Sumateranews.co.id, OGAN ILIR- Untuk mengantisipasi kebakaran lahan gambut di wilayah Kecamatan Pemulutan, Kapolsek Pemulutan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ogan Ilir (OI), melakukan sosialisasi kepada masyarakat setempat di Desa Ulak Petangisan. Hal ini dilakukan agar kebakaran lahan gambut yang sempat terjadi di Desa Arisan Jaya tidak terulang kembali.

Kapolsek Pemulutan, AKP Zaldi SH mengatakan, meskipun saat ini masih musim hujan namun jajaran terus berkoordinasi dengan beberapa desa setempat untuk siap siaga dalam penanggulangan bencana kebakaran.

“Seperti hari ini kita melakukan pengecekan sosialisasi di pos pantau di Desa Ulak Petangisan, Kecamatan Pemulutan, sekaligus melihat jika ada embung dan kanal yang mengalami kerusakan akan segera diperbaiki,” jelasnya saat dikonfirmasi Sumateranews.co.id melalui ponsel, Selasa (27/2/2018).

Selain mempersiapkan pos pantau, pihaknya juga menyiapkan Satgas di setiap desa yang berpotensi terjadi kebakaran sebanyak tujuh orang di wilayah hukum Polsek Pemulutan. “Sedangkan untuk kebakaran di Desa Arisan Jaya kemarin, sudah bisa diamankan,” tukasnya.

Melalui pengecekan ke lapangan secara langsung, dirinya berharap dapat menekan dan meminimalisir terjadinya kebakaran dan pihaknya akan terus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan saat membuka lahan pertanian.

“Karena hal tersebut dapat dikenakan sanksi denda Rp 10 miliar dan kurungan selama 15 tahun,” pungkasnya.

Di lokasi terpisah, sosialisasi tentang kebakaran lahan tidak hanya dilakukan Kapolsek Pemulutan, namun juga oleh Kapolsek Muara Kuang, Iptu Zahirin dan anggota Koramil Muara Kuang, Serma TNI Hadidi pada Selasa (27/2/2018).

Pihaknya melakukan pengecekan kanal di Desa Tanjung Bulan, Kecamatan Rambang Kuang OI yang telah dibuat pada 2017 lalu. Usai dilakukan pengecekan, sekat kanal masih ada namun tenggelam.

“Tenggelang karena disebabkan curah hujan yang masih tinggi sehingga mengakibatkan debit air naik dan menenggelamkan sekat kanal yang sudah ada,” tandasnya.

Laporan : H. Sanditya Lubis
Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article