Polsek Pemali Amankan Mobil Carry Bermuatan 13 Jeriken Berisi Premium dan 11 Gas 3 Kg

379

Sumateranews.co.id, BANGKA- Mobil Carry pick up warna hitam dengan Nomor Polisi BN 9337 DK, saat ini diamankan di Polsek Pemali Kabupaten Bangka.

Hal tersebut dibenarkan Kapolres Bangka melalui Kapolsek Pemali Ipda Meidy Aryanto SH didampingi Kanit Reskrim.

Kapolsek Pemali mengatakan Sat Reskrim Polsek Pemali mengamankan indikasi Pelaku (Imam Santoso) warga Jalan Sungai Dua, Dusun Kotawaringin, Kecamatan Puding Besar yang diduga membawa dan mengangkut bahan BBM jenis Premium dan Gas melon 3 kg  bertempatkan di jalan Desa Sempan Kecamatan Pemali, Selasa sore (16/7/2019) pukul 17.00 WIB.

“Dalam mobil Carry pick up yang bertutup terpal hitam tersebut ditemukan sebanyak 11 tabung gas melon 3 Kg masih segel, 13 tangki/jeriken berisi BBM bersubsidi jenis Premium dan 2 tangki/dirigent masih kosong,” ungkap Meidy di Polsek Pemali, Rabu siang (17/7/2019).

Menurut informasi dari masyarakat, kendaraan pelaku ini sering melintasi Jalan Sempan Kecamatan Pemali dengan mengangkut bahan bakar jenis Premium.

“Mobil Carry ini melaju dari arah Simpang Jurung Kecamatan Merawang menuju ke arah Jalan Raya Desa Sempan. Melihat mobil tersebut mencurigakan masuk wilayah hukum Pemali, Tim Reskrim pun menghentikan mobil Carry dan digelandang di Polsek Pemali,” ujarnya.

Sebagai Informasi awal, diduga barang-barang tersebut digunakan pelaku untuk diperjualbelikan secara pribadi. Apalagi mengingat pelaku mempunyai aktivitas usaha yakni toko kelontongan.

“Diduga pelaku memperoleh barang bukti tersebut dari para pengepul /pengerit yang berdomisili di Kecamatan Sungailiat dan tempat aktivitasnya berpindah-pindah berdasarkan hasil para pengepul/pengerit ditiap tempat,” duga Kapolsek.

Secara singkat pelaku tersebut sudah melakukan sebanyak 3 kali aktivitas serupa dengan rute yang sama.

Sementara itu, barang bukti berupa 13 tangki/dirigent BBM bersubsidi jenis Premium atau sebanyak 300 lebih liter Premium dan Tabung Gas 3 kg  diamankan di Polsek Pemali untuk dimintai keterangan dan dilanjutkan penyidikan.

“Pelaku diduga, melanggar sesuai hukum UU No 22 tahun 2001 Pasal 55 tentang Migas dengan ancaman 6 tahun penjara,” tegas Kapolsek Pemali Meidy.

 

Laporan          : Suyanto

Editor/Posting : Imam Ghazali

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here