Polres Prabumulih Dalami Kasus Senpira Milik Rusdianto

0
237
Tersangka Senpi: Kepolisian resort (Polres) Prabumulih saat ini masih mendalami dan mengembangkan kasus kepemilikan senjata api rakitan (Senpira) jenis Revolver milik tersangka M Rusdianto (18). Warga dusun III, kecamatan Rambang dangku, Kabupaten Muara Enim ini berhasil ditangkap petugas Gabungan Tim Khusus Kejahatan Polres Prabumulih, saat sedang nongkrong di dikawasan perbatasan antara kelurahan Prabujaya dan kelurahan Mangga Besar, kecamatan Prabumulih Utara, pada Rabu (11/07/2018) sore, sekitar pukul 15.30 WIB kemarin.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Kepolisian resort (Polres) Prabumulih saat ini masih mendalami dan mengembangkan kasus kepemilikan senjata api rakitan (Senpira) jenis Revolver milik tersangka M Rusdianto (18). Warga dusun III, kecamatan Rambang dangku, Kabupaten Muara Enim ini berhasil ditangkap petugas Gabungan Tim Khusus Kejahatan Polres Prabumulih, saat sedang nongkrong di dikawasan perbatasan antara kelurahan Prabujaya dan kelurahan Mangga Besar, kecamatan Prabumulih Utara, pada Rabu (11/07/2018) sore, sekitar pukul 15.30 WIB kemarin. Tersangka hingga kini masih mendekam ditahanan sementara Polsek Prabumulih Barat.

Kapolres Prabumulih AKBP Tito Travolta Hutauruk SIK MH, saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto SH MH mengatakan, tersangka berhasil diamankan oleh Timsus Bagian Kejahatan Jalanan Polres Prabumulih.

“Tersangka ditangkap karena tanpa hak memiliki, menguasai, dan menyimpan senjata api rakitan jenis pistol. Atas Ulahnya, tersangka akan kita dikenakan pasal 1 ayat (1) tentang uu darurat no 12 tahun 1951. Tentang kepemilikan senjata api tanpa izin,” terang Eryadi, Kamis (12/07/2018).

Dijelaskan Kasat Reskrim, selain senpi jenis Revolver petugas juga mengamankan barang bukti berupa sebutir peluru organik FN, sekaligus sepeda motor yamaha Jupiter MX warna hitam hijau bernopol BG 6362 DA milik tersangka.

“Saat ini tersangka masih dalam proses interogasi. Nantinya akan kita ketahui apakah tersangka pernah terlibat kasus tindak pidana kejahatan atau tidak. Untuk sementara sanksi yang kita kenakan adalah UUD darurat kepemilikan Senpi Ilegal,” jelasnya.

Lebih jauh, Eryadi juga berharap agar masyarakat dapat bekerjasama dengan pihak kepolisian untuk menciptakan suasana aman jelang pelaksanaan Asian Games. Jika ada yang mencurigakan, masyarakat harap melapor ke pihak kepolisian langsung atau melalui Call center 110 Polres Prabumulih.

“Jelang Asian Games, Tim Opsnal Polres dan Empat Polsek jajaran yang tergabung dalam Timsus Patroli Rutin Kejahatan Jalanan Polres Prabumilih siap menerima Laporan. Jika masyarakat mencurigai hal hal yang menjurus ke tindak kejahatan harap dilaporkan dan tim kita dilapangan akan cepat bertindak,” tandasnya.

Laporan : Taufik/*

Editor     : Donny