POLRES MUARA ENIM RINGKUS TIGA BANDAR NARKOBA

0
469

Sumateranews.co.id, MUARA ENIM- Jajaran Polres Muara Enim berhasil meringkus tiga Bandar narkoba di tempat berbeda. Hal itu ditegaskan Kapolres Muara Enim dalam press releasenya, Rabu (2/8).

Ketiga Bandar yang dimaksud adalah Harwadi (31) warga Dusun III Desa Karang Agung Kecamatan Abab PALI, yang ditangkap pada Senin (17/7/2017) sekitar pukul 18.00 WIB di Jalan Lintas Muara Enim diseberang Rumah Makan Sederhana. Harwadi ditangkap saat tengah mengantarkan narkoba jenis pil ekstasi. Dari tangan Harwadi disita barang bukti sebanyak 80 butir pil ekstasi, 1 paket sabu sabu seberat 5,30 gram, dan satu unit mobil pick up BG 9452 WB.

Kemudian Akhirudin (31) warga Dusun III Desa Air Itam Kecamatan Penukal PALI. Tersangka ditangkap pada Minggu (23/7/2017) sekitar pukul 06.00 WIB di rumahnya. Dari tangan tersangka disita barang bukti 347 butir pil ekstasi.

Pada hari yang sama polisi juga menangkap Sandri Wardi (36), mantan Kades Pengabuan Kecamatan Abab, PALI di rumahnya, sekitar pukul 08.00 WIB. Dari tangannya disita barang bukti sebanyak 5 paket shabu seberat 5,15 gram.

Operasi Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Muara Enim selama satu pecan. Polisi berhasil mengamankan tiga orang pengedar serta menemukan banker yang berisi narkoba dan uang tunai yang diduga hasil penjualan narkoba sebesar Rp. 199.850.000.

Kapolres Muara Enim AKBP Leo Andi Gunawan,SIK,M.P.P didampingi Kabag Ops Kompol Zulkarnain, Kasat Narkoba AKP Alhadi dan Kasubbag Humas AKP Arsyad mengatakan, setelah melakukan pengembangan dari penangkapan ketiga pelaku, polisi kemudian melakukan penggerebekan ke rumah S di Desa Karang Agung Kecamatan Abab, PALI yang diduga merupakan bandar besar di wilayah Kabupaten PALI.

Dikatakan Leo, pihaknya kesulitan untuk menembus kediaman S karena di sekeliling rumah dipasang teralis dan dilengkapi dengan CCTV. Berkat kekuatan penuh dari semua jajaran dan Polsek, akhirnya polisi berhasil masuk ke rumah tersangka.

“Saat digrebek, S berhasil meloloskan diri. Namun dari dari penyisiran di rumah tersangka, kita menemukan sebuah banker di lantai rumah yang ditutup keramik, serta dipasang teralis besi dan cermin,” ujar Leo.

‘’Dari dalam banker itu, kita temukan sembilan paket besar shabu-shabu seberat 271,62 gram, 24 butir pil ekstasi, 1 unit timbangan digital, buku catatan transaksi narkoba, 3 buah ATM, dan 10 bal plastik bening,’’ cetus Kapolres.

Ditambahkan Leo, tersangka S diduga merupakan bandar besar yang memasukkan narkoba untuk wilayah Kabupaten PALI, Muara Enim, Lahat, dan Kota Prabumulih.

“Narkoba tersebut diduga berasal dari Kota Medan yang didistribusikan melalui jalur darat dan air. Sementara tiga tersangka yang telah ditangkap sebelumnya diduga merupakan kaki-tangan dari tersangka S,” tandas Leo.
Laporan : Deka Saputra
Editor : Imam Ghazali
Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article