Polres Banyuasin dan Manggala Agni Sosialisasikan UU No. 32 Tahun 2009

0
104

Sumateranews.co.id, BANYUASIN — Subag Hukum Bag Sumda Polres Banyuasin bersama Manggala Agni wilayah Kabupaten Banyuasin menyosialisasikan UU No. 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (Karhutla) bertempat di Auditorium Pemkab Banyuasin, Kamis (26/07) pukul 09.00 WIB.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kabag Sumda Polres Banyuasin Kompol Hadi Suseno SH didampingi Kabagren, Kasat Binmas, Tim Manggala Agni dan Tim BNPB Daerah Kabupaten Banyuasin serta diikuti oleh personil Bhabinkamatibmas Polres dan Polsek Jajaran yang berjumlah 140 orang.

Kabag Sumda Kompol Hadi Suseno, S.H saat membuka acara tersebut mengatakan bahwa Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (PPLH) menurut UU no 32 tahun 2009 pasal 1 ayat (2) adalah upaya sistematis dan terpadu yang dilakukan untuk melestarikan fungsi lingkungan hidup dan mencegah terjadinya pencemaran.

Dan/atau kerusakan lingkungan hidup yang meliputi perencanaan, pemanfaatan, pengendalian, pemeliharaan, pengawasan, dan penegakan hukum. UU disahkan di Jakarta, 3 Oktober 2009 oleh Presiden dan Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia Republik Indonesia, Andi Mattalatta.

“Dalam UU ini tercantum jelas dalam Bab X bagian 3 pasal 69 mengenai larangan dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup yang meliputi larangan melakukan pencemaran, memasukkan benda berbahaya dan beracun (B3), memasukkan limbah ke media lingkungan hidup, melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, dan lain sebagainya,” katanya.

Larangan-larangan tersebut ujarnya, diikuti dengan sanksi yang tegas dan jelas tercantum pada Bab XV tentang ketentuan pidana pasal 97-123. Salah satunya adalah dalam pasal 103 yang berbunyi: Setiap orang yang menghasilkan limbah B3 dan tidak melakukan pengelolaan.

“Sebagaimana dimaksud dalam Pasal 59, dipidana dengan pidana penjara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 3 (tiga) tahun dan denda paling sedikit seratus miliar rupiah dan paling banyak tiga ratus miliar rupiah,” tandasnya.

Laporan          : Herwanto
Editor/Posting : Imam Ghazali