Polisi Ungkap Kasus Spesialis Curas Warung, Ternyata Para Pelakunya…?

263
Tiga dari 4 pelaku curas yang kerap meresahkan warga di kawasan Palmerah, Jakarta Barat, berhasil diringkus Unit Buser Reskrim Polsek Palmerah.

Sumateranews.co.id, JAKARTA – Kasus pencurian dengan kekerasan (curas) terhadap sejumlah pemilik warung dan toko yang terjadi di kawasan Palmerah, Jakarta Barat dan meresahkan warga, akhirnya berhasil diungkap oleh Unit Buser Reskrim Polsek Palmerah. Tak hanya berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, Anggota Buser di bawah pimpinan Kanit Reskrim Polsek Palmerah AKP Ali Barokah.SH, dan Panit Reskrim IPTU Parulian ini juga berhasil menangkap 3 (tiga) dari 4 pelaku.

Mirisnya lagi, para pelaku yang kerap menggunakan senjata tajam khas celurit dalam setiap aksinya ini ternyata masih berusia belia (muda-muda, red). Ketiganya yakni, Fa alias Ah, MK, dan AS. Sementara rekannya Wa (DPO), dan masih dalam pengejaran petugas.

Ketiga pelaku berhasil ditangkap di 3 lokasi berbeda, pada Rabu sore (03/06/2020) sekitar pukul 16.00 WIB. Dari tangan ketiganya, polisi berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa 3 unit Hp dan 1 unit sepeda motor jenis Honda Beat warna hitam yang dari pengakuan ketiga pelaku merupakan hasil kejahatan mereka.

Penangkapan para pelaku ini dilakukan setelah petugas menerima sejumlah laporan dan melakukan penyelidikan.

Selanjutnya, dengan berdasarkan kronologis kejadian, serta melakukan pemeriksaan para saksi, CCTV dan olah TKP, anggota Unit Buser Polsek Palmerah berhasil mendapatkan ciri-ciri yang diduga 3 orang pelaku. Kemudian tim Buser Unit Reskrim Polsek Palmerah melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap pelaku.

Penyelidikan pun akhirnya membuahkan hasil, Tim Buser mendapatkan informasi dari masyarakat pada Rabu tanggal 3 Juni 2020 sekira jam 16.00 bahwa yang diduga pelaku sedang berada di satu tempat, yaitu di Jl. KS. Tubun 3 Dalam RT 5/6, Kelurahan Slipi, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, sedang nongkrong.

Tanpa menunggu lama, selanjutnya anggota Buser Reskrim Polsek Palmerah langsung mendatangi lokasi tersebut.

Pihak kepolisian berhasil melakukan penangkapan terhadap seorang laki laki yang diduga pelaku pencurian dengan pemberatan bernama FM alias Ah. Saat dilakukan pemeriksaan dan penggeledahan didapati barang bukti 1 (satu) unit hp Xiomi warna putih hasil kejahatan, dan pada saat diinterogasi pelaku mengakui perbuatannya dilakukan bersama dengan dua orang temannya yang bernama MK dan Wa, setelah dilakukan pengembangan petugas berhasil menangkap MK dan AS.

Dari tangan keduanya, polisi turut mengamankan barang bukti 2 (dua) unit Hp hasil kejahatan dan 1 (satu) unit Kendaraan Roda 2 Honda Beat warna hitam. Sedangkan pelaku lain berinisial Wa, masih dalam pencarian (DPO). Dari keterangan diketahui, pelaku tinggal di Jati Pinggir Petamburan, Jakarta Barat.

Dari hasil introgasi, ketiganya mengaku telah melakukan sejumlah pencurian di kawasan Palmerah, Jakarta Barat. Dimana menurut keterangan yang disampaikan via media sosial, penangkapan tersebut dengan Tiga surat pelaporan yang diterima dengan no. LP : 111/K/V/2020/S. Palma tgl 2 Mei 2020, kemudian LP : 126/K/V/2020/S. Palma, tgl  21 Mei 2020, dan juga LP : 44/K/VI/2020/S. Palma, tgl 04 Juni 2020.

Dalam laporan itu disebutkan, bahwa kejadian bermula awal Mei, Sabtu, 02 Mei 2020, sekitar pukul 06.00 Wib, telah terjadi tindak pidana Pencurian dengan kekerasan di Jl.Kemanggisan Raya RT 06/10, Kelurahan Palmerah, Jakarta Barat, yang menimpa seorang korban bernama Syamsul Arifin.

Kronologis kejadian dimana 3 orang pelaku tiba-tiba datang dengan membawa sajam jenis celurit, selanjutnya memaksa mengambil barang barang dagangan dan Handpone milik korban dengan kerugian diperkirakan sekitar Rp7.500.000, –

Kemudia kasus kedua terjadi pada Kamis, 21 Mei 2020 sekira jam 06.00 Wib di Jl. H. Sulaiman RT 02/ 04, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat.

Kali ini korban bernama Lodi Abdullah dengan kronologis kejadian, 3 orang pelaku yang secara tiba-tiba datang ke warung korban dengan membawa Sajam jenis celurit lalu mengancam dan memaksa korban. Selanjutnya pelaku mengambil uang tunai, barang dagangan dan Handpone milik korban. Menurut pengakuan korban, dirinya sempat melakukan perlawanan namun ia tak berdaya dan pelaku berhasil melukai dirinya dengan terkena bacok di paha sebelah kiri dan kemudian pelaku kabur. Kali ini korban diperkirakan mengalami kerugian sebesar Rp 9.550.00.

Sesuai pada laporan, kejadian ketiga terjadi pada Rabu, 03 Juni 2020, sekira jam 05.50 Wib, di Jl.H.Taisir RT 002/012, No 11, Kelurahan Palmerah, Kecamatan Palmerah, Jakarta Barat, dengan kronologis; 3 orang Pelaku tiba-tiba datang ke warung korban dengan membawa Sajam jenis celurit, lantas memaksa korban serta mengambil barang dagangan dan uang tunai beserta Handpone, korban pasrah dengan ancaman senjata tajam oleh pelaku. Kerugian pada kasus ini ditaksir Rp 2.000.000.

Laporan : Imam III Editor : Donni

New Subject

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here