Polisi Bekuk Otak Pelaku Perampokan dan Pembunuhan Taksi Sopir Online

0
354

Sumateranews.co.id, PALEMBANG – Satu persatu pelaku pembunuhan disertai perampokan terhadap Edwar Limba, sopir taksi online yang ditemukan tewas di Sembawa Banyuasin, Senin (21/08) lalu berhasil dibekuk aparat kepolisian Subdit 3 Jatanras Polda Sumsel yang dipimpin oleh AKBP Erlin Tangjaya. Kali ini seorang warga desa Sungai Lilin, Kabupaten Banyuasin bernama Herwan (21) yang diduga menjadi otak pelaku pembunuhan dan perampokan ditangkap, pada Sabtu (09/09) kemarin.
Tersangka dibekuk di lokasi persembunyiannya desa Ulak Kemang Kecamatan Pampangan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Namun karena tersangka berusaha melawan saat akan diringkus, polisi pun melumpuhkannya dengan menembak kaki kanan tersangka.

Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara didampingi Direktur Reserse Kriminal Umum, Kombes Pol Prasetijo Utomo dan Kabid Humas Polda Sumsel AKBP Slamet Widodo saat menggelar pers rilis tersangka Herwan di Mapolda Sumsel, Senin (11/9/2017), mengatakan kalau dirinya telah memberikan perintah kepada anggotanya untuk menindak tegas setiap pelaku kejahatan yang beraksi apalagi kejahatan yang dilakukan menimbulkan korban jiwa.

“Herwan adalah otak pelaku pembunuhan driver taksi online yang terjadi pada bulan Agustus lalu, dengan ditangkapnya Herwan berarti sudah empat pelaku yang kita ringkus,” ujarnya.

Zulkarnain menyebutkan kalau dirinya memang menargetkan Sumsel yang aman dari kejahatan.”saya ingin Sumsel bebas dari tindak kejahatan dan tolong diingat baik-baik apa yang saya katakan ini, semua pelaku kejahatan akan saya sikat, ” tegasnya.

Ditambahkan Zulkarnain, kalau saat ini masih ada satu pelaku lagi yang menjadi target pihaknya.” Identitas pelaku sudah kita kantongi, doakan saja agar secepatnya dapat kita tangkap ,”imbuhnya.

Tersangka Herwan sendiri saat ditanyai mengatakan kalau dirinya melakukan tersebut karena membutuhkan uang.” Rencananya hasil rampokan yang didapat dari korban akan kami bagi rata, kamipun memesan taksi online. siapa targetnya tidak kami tentukan, pokoknya siapa taksi yang datang memenuhi pesanan kami, itulah korban nya. Kemudian saat diperjalanan, rekan saya Ari memberikan kode terhadap saya agar saya langsung menjerat korban dengan kawat sling yang sudah kami siapkan,” katanya.

Seperti yang pernah diberitakan sebelumnya, Edwar Limba ditemukan tewas di desa Sembawa kabupaten Banyuasin pada Senin (21/08) oleh seorang warga desa setempat dalam kondisi berlumuran darah dengan luka tusuk dan leher bekas jeratan.
Laporan : Mella
Editor : Abd Donni
Posting : Andre

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article