PMI Palembang dapat Sertifikat CPOB Untuk UTD dari BPOM RI, Fitrianti: Pencapaian Luar Biasa Berkat Usaha dan Kerja Keras

14
PMI Palembang dapat Sertifikat CPOB Untuk UTD dari BPOM RI, Fitrianti: Pencapaian Luar Biasa Berkat Usaha dan Kerja Keras

PALEMBANG Berkat kerjasama tim dan kekompakan Palang Merah Indonesia (PMI) kota Palembang, mendapatkan sertifikat Cara Pembuatan Obat Benar (CPOB) yang baik untuk Unit Transfusi Darah (UTD) PMI Kota Palembang dari Badan POM Republik Indonesia (BPOM RI).

Hal ini dibenarkan Wakil Wali Kota Palembang Fitrianti Agustinda menurutnya, Kota Palembang mendapatkan peringkat ke 17 secara nasional dari 400 UTD, selain itu juga untuk di pulau Sumatera kota Palembang menduduki peringkat Ke 3 dan khusus di Sematera Selatan sendiri UTD kota Pelembang merupakan yang pertama dari seluruh UTD di Sumsel.

“Tentunya semua ini berkat usaha dan betul-betul kerja keras serta menguras tenaga serta pikiran.Ini merupakan suatu pencapaian yang sangat luar biasa bagi dan mudah-mudahan ini awalnya sangat baik untuk kita bisa memberikan mutu kualitas darah yang terbaik untuk masyarakat Kota Palembang. Jadi kami berharap kepada seluruh warga masyarakat Kota Palembang, melalui TNI UTD Kota Palembang, kita bisa memberikan pelayanan darah yang terbaik dan bisa memberikan bantuan kepada masyarakat Karena kita, kita ingat ya. Mau tahu kita, mau teteni satu tetes darah itu nyawa bagi yang butuhkan,”katanya rabu (7/4/21) usai menghadiri penyerahan sertifikat dari BPOM RI.

Ia juga menambahkan dan juga tidak lupa kepada PMI Sumatera Selatan yang selalu memberikan arahan dan bimbingan. “Intinya kami mengucapkan ribuan terima kasih ke se kepada seluruh pihak sehingga pada hari ini UTD PMI Kota Palembang bisa mendapatkan sertifikat CPOB,” tandas Fitrianti.

Sementara itu ditempat yang sama, Yosef Dwi Irwan SSi Apt. mengatakan “Tentunya sertifikat ini merupakan bentuk  untuk pengakuan dari kami selaku regulator, regulator kontrol bahwa seluruh proses pengolahan product plasma darah ini sejak mulai pemilihan donornya, kemudian pengambilan darah, kemudian pengolahan product darahnya,  dan dilanjutkan proses pengujian, ke mantuan mutu, kemudian sampai nantinya pendistribusian itu sudah memenuhi ataupun sesuai dengan kriteria pedoman untuk jaminan, mutu, dan keam dari product plasma darah.”

“Ini sangat luar biasa dan apresiasi kepada Pemerintah Kota Palembang, ini memang peran dari tim kesehatan kota Palembang, dari pengurus PMI apalagi yang ketua adalah ibu wakil wali kota, selaku ketua PMI ini sangat suatu hal yang sangat memberikan peranan penting. Dari Pemerintah ini kan dibutuhkan komitmen yang sangat kuat dari kepala daerahnya,”tutupnya.

Laporan : Srie Gumay III Editor : Syarif

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here