Plaza Lematang Indah Lahat Dinilai Penuh Misteri

0
594

Sumateranews.co.id, LAHAT- Terkait pemberitaan Sumateranews.co.id mengenai Kualitas Bangunan Dana APBD dan CSR Dipertanyakan, Dedi Candera SE selaku Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Lahat pun angkat bicara saat diwawancara oleh awak media, Selasa (27/2).
Dedi membeberkan bahwa pangunan Plaza Lematang Indah tersebut tidak tepat guna dan tidak jelas tujuannya. ‘’Serta masih banyak infrastruktur yang harus diutamakan dibangun dan diperbaiki di Kabupaten Lahat daripada membangun Plaza tersebut,’’ tegasnya.
Apalagi pembangunan Plaza Lematang itu belum bisa dipastikan apakah dapat mendatangkan PAD Lahat atau tidak. ‘’Kita sebenarnya juga belum tahu akan dijadikan apa Plaza Lematang itu nantinya alias penuh misteri,’’ cetusnya.

Dulu pernah disampaikan kepada DPRD Lahat bahwa Plaza Lematang akan dijadikan tempat rekreasi, berdagang, dan mengacu kepada pariwisata. ‘’Tapi nyatanya tidak sesuai dengan rencana dan tujuan pembangunan tempat itu sendiri,’’ jelas Sekretaris DPC PDIP Kabupaten Lahat ini.

Masih kata Dedi, pembangunan Plaza Lematang itu menggunakan dana APBD dan CSR PTBA menghabiskan dana sekitar Rp 50 milyar. ‘’Dengan dana sebesar itu kenapa tidak dialihkan ke inrastruktur yang lebih berguna untuk masyarakat banyak. Kami dari komisi 3 pernah menanyakan legalitas aset terkait lahan pembangunan Plaza Lematang kepada Bupati Lahat, apakah lahan pembangunan sudah masuk ke Aset Pemda, karena ada bebrapa bagian tanah di sana adalah milik TNI, kami dari Komisi 3 telah meminta agar aset tersebut diatasnamakan aset Pemda, agar tidak ada permasalahan di kemudian hari, tapi sampai hari ini kami belum mendapatkan jawabanya,’’ papar Dedi.

Saat ditanya mengenai bangunan Plaza yang rusak Ketua Komisi 3 DPRD Kabupaten Lahat ini menjawab, bila bangunan itu sudah rusak artinya ada kesalahan dalam pelaksanaan pembangunan. ‘’Silakan pihak aparat untuk mengusutnya. Bila memang ada indikasi kami tentunya akan mempertanyakan dengan PU Cipta Karya dan PPTK kenapa hal tersebut bisa terjadi, tapi sampai saat ini saya belum menerima adanya laporan mengenai Plaza Lematang ada yang rusak,” tandasnya.

Saat awak media mengonfirmasi kepada Plt Sekda Lahat Ramzi dia mengatakan bahwa bila memang ada kerusakan tentunya pihaknya kita akan meminta pelaksana dan pihak terkait untuk memperbaikinya. ‘’Apalagi saat ini bangunan tersebut masih dalam masa pemeliharaan,’’ ujarnya, singkat.

Lain lagi menurut Firdaus salah satu kontraktor Lahat angkat bicara. “Saya sangat menyayangkan kondisi bangunan tersebut sudah rusak seharusnya mengerjakan suatu pekerjaan harus sesuai draf, kualitas, dan kuantitas dan ini jelas ada dugaan mark up, pihak terkait harus mengusut ini,’’ ujarnya.

Saat berita ini diturunkan belum ada tanggapan dan belum bisa ditemui dari Pihak PPTK dan KPA.

Laporan : Novita/Idham
Editor/Posting : Imam Ghazali

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article