Persiapan Penutupan TMMD Reguler ke-128 Kodim Sragen Capai Tahap Final, Semangat Kebersamaan Menggema di Lapangan Harmoni

Sragen  – Menjelang penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Tahun 2026, jajaran Kodim Sragen terus mematangkan berbagai persiapan demi suksesnya upacara penutupan yang akan digelar di Lapangan Harmoni, Kecamatan Karangmalang, Kabupaten Sragen.

Sejak pagi hari, anggota Satgas TMMD tampak sibuk melakukan pengecekan lapangan, pemasangan perlengkapan upacara hingga memastikan seluruh fasilitas pendukung berada dalam kondisi siap digunakan. Di bawah sinar matahari pagi yang hangat, para prajurit bekerja penuh semangat dan disiplin, mencerminkan dedikasi tanpa batas demi kelancaran acara puncak TMMD tersebut.

Kegiatan persiapan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan simbol kuat dari kerja keras dan pengabdian TNI bersama rakyat selama pelaksanaan TMMD berlangsung.

Lapangan Harmoni yang akan menjadi saksi penutupan program itu kini mulai berbenah, menghadirkan suasana yang sarat makna perjuangan, gotong royong, dan kebersamaan.

Dansatgas TMMD menyampaikan bahwa seluruh rangkaian kegiatan dipersiapkan secara maksimal agar momentum penutupan TMMD dapat berjalan khidmat sekaligus meninggalkan kesan mendalam bagi masyarakat.

“TMMD bukan hanya membangun jalan atau infrastruktur fisik semata, tetapi juga membangun semangat persatuan, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta menumbuhkan harapan baru bagi masyarakat desa,” ujarnya.(Selasa)19/5/2026.

Selama pelaksanaan TMMD Reguler ke-128, berbagai sasaran fisik maupun nonfisik berhasil diwujudkan. Jalan desa yang sebelumnya sulit dilalui kini berubah menjadi akses penghubung yang lebih baik, fasilitas umum semakin layak, dan kehidupan masyarakat perlahan mengalami perubahan positif.

Namun lebih dari itu, TMMD juga meninggalkan cerita kemanusiaan yang sulit dilupakan. Kehadiran para prajurit di tengah masyarakat telah menciptakan hubungan emosional yang erat.

Tawa, kerja bakti, makan bersama hingga canda sederhana di sela pekerjaan menjadi kenangan yang akan terus hidup di hati warga.

Persiapan penutupan di Lapangan Harmoni menjadi penanda bahwa pengabdian panjang itu akan segera mencapai garis akhir.

Meski program TMMD akan resmi ditutup, semangat gotong royong yang telah tumbuh diyakini akan terus menyala di tengah masyarakat Karangmalang.

Di balik tegaknya tiang bendera dan rapinya lapangan upacara, tersimpan semangat pengabdian yang tulus. TMMD hadir bukan sekadar program, tetapi wujud nyata bahwa negara selalu hadir bersama rakyat, membangun desa demi masa depan yang lebih baik.(Sutardi).

Pos terkait