Perjuangkan Tanah Plasma, Warga Mabat Gelar Demo

70

Sumateranews.co.id, BANGKA- Aksi demo gerakan pejuang plasma masyarakat Desa Mabat Kecamatan Bakam  bertitik kumpul di seputaran Hutan Wisata Sungailiat, Kamis (27/12).

Aksi demo tersebut memperjuangkan Hak-hak Tanah plasma masyarakat Desa Mabat yang terdiri masyarakat Mabat, LSM, OKP, Pemahi, HKTI.

Sasaran tempat orasi demo tersebut yakni di Pengadilan Negeri Sungailiat, DPRD dan Kantor Bupati Bangka.

Dalam surat pernyataan sikap dan tuntutan (GPK-Plasma Mabat), aksi demo dilakukan akibat hilangnya hak petani Desa Mabat atas kebun plasma seluas 279,65 Ha  oleh PT THEP.

Sebagaimana kesepakatan ketika perusahaan datang dan berinvestasi di desa, menjadi hak masyarakat sesuai perjanjian nomor 04/kpks.mp/pks/lll/2011.

Dengan hasil Putusan pengadilan yang memenangkan PT tersebut tidak lah mencerminkan rasa keadilan di tengah masyarakat Mabat.

Dikarenakan kebun plasma seakan akan sudah menjadi kebun inti dan tidak ada plasmanya dan  menjadi milik perusahaan seutuhnya.

Gerakan Pejuang Plasma tersebut meminta untuk mengembalikan hak petani atas kebun plasma, tidak memaksakan eksekusi, mempidanakan petani yang lemah  dan meminta kepada pemerintah Kabupaten Bangka untuk mengambil tindakan yang solutif.

Laporan          : Suyanto

Editor/Posting : Imam Ghazali

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here