Peringati HPN, Wartawan Prabumulih Santuni Panti Asuhan Yatim Piatu dan Tuna Netra

0
685
Ketua PWI Prabumulih, Abdullah Donni SH, didampingi pengurus dan anggota PWI lainnya, saat memberikan bantuan uang dan sembako kepada pimpinan Panti Asuhan LKSA Aziziyah Muara Dua Prabumulih, Selasa (13/02). kegiatan santunan ke beberapa panti asuhan dan yayasan tuna netra dilakukan untuk memperingati HPN ke 70 tahun 2018.

Sumateranews.co.id, PRABUMULIH – Masih agenda memeriahkan dan memperingati Hari Pers Nasional (HPN) ke 70 tahun 2018, puluhan wartawan kota Prabumulih yang tergabung dalam organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) kota Prabumulih, Selasa (13/02/2018) pagi, memberikan bantuan dan santunan ke beberapa panti asuhan yatim piatu dan tuna netra.

Beberapa panti asuhan yang dikunjungi diantaranya Yayasan Wahdini di Kelurahan Sukajadi, dan Panti Asuhan LKSA Putra Aziziyah (Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak) Kelurahan Muara Dua, Kecamatan Prabumulih Timur Kota Prabumulih. Penyerahan santunan ini langsung dipimpin oleh Ketua PWI Prabumulih, Abdullah Donni SH.

“Kegiatan rutin setiap peringatan HPN ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan tali asih kepada anak-anak yatim piatu dan para penyandang tuna netra yang ada disini. Bantuan yang diberikan berasal dari sumbangan para anggota PWI Prabumulih dan sejumlah donatur yang ingin menyalurkan bantuannya lewat PWI,” ungkap Abdullah Donni ketika dibincangi, usai kegiatan Selasa (13/2/2018).

Donni mengatakan, pihaknya berharap melalui santunan tersebut dapat sedikit meringankan beban panti asuhan. Selain berbentuk uang, bantuan yang diberikan juga berupa kebutuhan sembako seperti beras, minyak curah, gula pasir, kopi, mie dus, sagu dan sembako lainnya. “Jangan lihat nilainya, dan kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin seluruh anggota PWI Prabumulih,” bebernya.

Sementara, Juju Sukandi yang merupakan pengelola panti asuhan yayasan Wahdini mengungkapkan terimakasih atas kepedulian para wartawan baik cetak, elektronik dan online di Prabumulih.

“Kami sangat bersyukur dan terimakasih atas kepedulian seluruh wartawan yang tergabung dalam PWI Prabumulih, ini kali kedua kami dibantu,” ungkapnya.

Juju menuturkan, yayasan Wahdini yang dikelola pihaknya merupakan yayasan mandiri tanpa bantuan pemerintah. “Sejauh ini baik dinas sosial pemkot maupun dewan belum ada bantuan ke kami, namun kami bersyukur banyak donatur memberikan bantuan ke kami,” tuturnya.

Senada juga disampaikan pimpinan Panti Asuhan LKSA Putra Aziziyah Prabumulih, H Chairul Munir. Dia juga mendoakan kepada seluruh anggota PWI Kota Prabumulih agar selalu diberikan kesehatan, kemudahan dalam bertugas serta menjadi wartawan yang memiliki kepedulian tinggi terhadap kemaslahatan dan pembangunan khususnya di Prabumulih.

“Juga melalui pertemuan dan kunjungan ini, kami berharap bapak-bapak ibu dan adik-adik wartawan bisa memberitahukan kepada masyarakat, keluarga atau tetangganya yang ingin mendaftarkan anak yatim piatu di panti asuhan ini gratis tanpa dipungut biaya sepeser pun. Karena kita Alhamdulillah, berkat bantuan dan kepedulian dari para donator kita bisa membangun gedung lagi di daerah Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat. Berlantai tiga dengan fasilitas kamar berjumlah 18 kamar dan mampu menampung sekitar 70-80 anak, mungkin sekitar satu-dua hari lagi akan kita fungsikan (dibuka, red),” terang Chairul, seraya menyebutkan sejak berdiri pada tahun 2007 lalu jumlah anak yatim piatu yang ada di panti asuhan terus bertambah hingga mencapai 52 anak, dan satu diantaranya sudah duduk dibangku kuliah semester 3 AKBID.

“Semuanya ditempatkan disini, tapi untuk mess putra putrinya kita pisahkan. Disini untuk putra, kalu putri tepat dibelakang TK yang ada didepan panti asuhan ini. Sementara untuk tambahannya lagi akan kita tempatkan di daerah Patih Galung tadi,” tukas Chairuil.

Laporan : Taufik Hidayat
Editor : Donni

sumatranews.co.id1 id : 10717 Under Article