Peresmian Ponpes Salafiah Putihan, Ridho Yahya Janji Anggarkan Infrastruktur Akses Jalan Menuju Pesantren Tahun Depan

187
Peresmian Ponpes Salafiah Putihan, Ridho Yahya Janji Anggarkan Infrastruktur Akses Jalan Menuju Pesantren Tahun Depan

PRABUMULIH Walikota  Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM, di dampingi unsur Pemerintahan Kota Prabumulih hadir dalam Peresmian Pondok Pesantren (Ponpes) Salafiah Putihan yang berada di Kelurahan Sindur Kecamatan Cambai Kota Prabumulih.Sumatera Selatan,Selasa ( 12/01/2021).

Dalam kesempatan tersebut, hadir juga Kepala Dinas  Pendidikan Prabumulih Kusron, Kepala Bappeda Prabumulih Ir Abu Sohib, Kepala Dinas PUPR H Beni Akbari, Camat Cambai Zainal dan Lurah Sindur Sulaiman.

Walikota Kota Prabumulih di sambut dengan sangat meriah oleh masyarakat yang mengikuti acara peresmian Pondok Pesantren tersebut mereka merasa senang karena berdirinya Pesantren tersebut di dukung penuh oleh Walikota Kota Prabumulih beserta unsur Pemerintahan Kota Prabumulih.

Pengasuh Pondok Pesantern Salfiyah  Putihan, Kyai M Qusyairi Abror SPd, dalam sambutannya mengatakan bahwa pesantren asuhannya dibangun diatas tanah rawa yang tidak begitu luas.

“Sejatinya lahan yang  dibutuhkan sekitar 7 Ha, dan semoga atas izin Allah SWT masih bisa berkembang lagi,” katanya.

Kiyai M Qusyairi juga berharap agar pemerintah Prabumulih bisa membantu infrastruktur dan fasilitas penunjang lain yang dibutuhkan pesantren Salafiyah Putihan sehingga pesantren tersebut dapat mencetak santri yang berkualitas yang dapat mengharumkan nama Prabumulih.

“Semoga Prabumulih menjadi kota teladan dan semoga jalan menuju pesantren dapat diaspal, saya yakin dikabulkan karena Walikota Prabumulih ahli Sodaqoh,” harapnya.

Sementara itu, Walikota Prabumulih Ridho Yahya menyebut bahwa  alangkah indahnya jika apa saja yang dilakukan tentang islam bukan saja masalah akhirat tapi juga tentang dunia.

“Saya sering pelajari agama kita yakni kita terkadang sering hanya memikirkan akhirat belaka dan sering kita hafal al- quran dan rajin sholat namun perbuatan kita tidak selaras dengan isi nya,” beber Ridho.

Menurutnya, islam itu agama Rahmatan Lil Allamin yang indah yang mengajarkan arti disiplin, seperti sholat lima waktu.

“Sholat itu jika sudah tiba waktunya kita pasti sholat,tapi kita sering kurang memikirkan dunia, padahal islam mengajarkan dunia akhirat agar kita bisa membantu sesama,jangan sampai kita dunia sengsara akhirat masuk neraka,” tegasnya.

Untuk pengaspalan akses jalan menuju pesantren, adik kandung Wakil Gubernur Sumsel Mawardi Yahya ini berjanji akan menganggarkannya di tahun depan.

“Karena untuk APBD tahun ini sudah ketok palu, jadi untuk jalan coba kita masukkan di anggaran perubahan. Jika tidak kita anggarkan tahun depan, termasuk masjid nya,” tandas Ridho.

Laporan : King III Editor : Syarif

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here